Skip to content
Home » 8 Niat Puasa Ramadhan sebagai Sarana Mendapatkan Pahala

8 Niat Puasa Ramadhan sebagai Sarana Mendapatkan Pahala

Puasa adalah ibadah yang penting bagi umat Muslim. Mulai dari puasa sunah yang pahalanya besar, sampai pada puasa wajib seperti puasa Ramadhan yang memiliki posisi yang penting. Sebagai seorang muslim, kita tentunya ingin mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya dalam melakukan puasa Ramadhan. Oleh karena itu, dalam artikel ini kita akan membahas 8 niat puasa Ramadhan yang dapat menjadi sarana untuk mendapatkan pahala yang besar.

1. Niat Puasa Ramadhan

Yang pertama, tentunya adalah niat puasa Ramadhan itu sendiri. Puasa Ramadhan adalah salah satu dari lima rukun Islam yang wajib dilakukan oleh umat Muslim yang sehat dan mampu. Untuk itu, niat yang benar dalam melaksanakan puasa sangat diperlukan agar ibadah puasa kita diterima.

Berikut adalah teks dari niat puasa Ramadhan yang dapat dibaca sebelum menjalankan ibadah puasa:

Ushhida an la ilaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadan Rasulullah. Allahumma inni nawaitu saumadha ramadan

Artinya:

Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, sesungguhnya aku berniat puasa Ramadhan.

Dengan membaca niat diatas, maka kita dianggap telah mulai melakukan puasa Ramadhan dengan benar.

2. Niat Menghindari Dosa

Puasa Ramadhan juga menjadi sarana mendapatkan ampunan dari segala dosa yang telah dilakukan sebelumnya. Oleh karena itu, setiap muslim dianjurkan untuk membaca niat menghindari dosa sebelum menyambut bulan Ramadhan.

BACA JUGA:   Al-Qur'an Tentang Puasa di Bulan Ramadhan

Berikut adalah niat menghindari dosa yang biasa dibaca:

Allahumma ghfirli dhanbii wa wassi’li fi dari wabarik li fii rizqii

Artinya:

Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan lapangkanlah jalan dalam kehidupanku serta berkahilah aku dalam rezeki.

Dengan membaca niat diatas, kita diharapkan dapat memperoleh ampunan dari segala dosa dan dapat menghindari hal-hal yang dapat membawa kita pada pelanggaran.

3. Niat untuk Menjaga Syahwat

Selama menjalankan ibadah puasa, kita harus dapat menahan diri untuk tidak melakukan tindakan yang dapat menggugah hasrat syahwat. Oleh karena itu, kita harus membaca niat menjaga syahwat sebelum memulai puasa.

Berikut adalah teks dari niat menjaga syahwat:

Allahumma inni nawaitu saumasaum ramadhaana min syahri Ramadan, fa yassir lihunnah

Artinya:

Ya Allah, Sesungguhnya aku berniat puasa di bulan Ramadhan dari awal bulan Ramadan hingga akhir. Maka mudahkanlah untukku melaksanakan hal tersebut.

Dengan membaca niat ini, kita diharapkan dapat menahan hasrat syahwat dan tidak melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa.

4. Niat untuk Menjaga Lidah

Selain menjaga syahwat, kita juga harus dapat menjaga lidah kita agar tidak melakukan tindakan yang dapat membuat puasa kita menjadi batal. Oleh karena itu, setiap muslim diharapkan membaca niat untuk menjaga lidah sebelum memulai puasa.

Berikut adalah teks dari niat menjaga lidah:

Allahumma inni nawaitu saumasaum ramadhaana min syahri Ramadan, fa yassir lihunnah, wa lassarrifa fiihi lissana wa syahba

Artinya:

Ya Allah, Sesungguhnya aku berniat puasa di bulan Ramadhan dari awal bulan Ramadan hingga akhir. Maka mudahkanlah untukku melaksanakan hal tersebut, dan jangan biarkan lidahku melakukan perkataan yang tidak baik serta bergaul dengan orang yang tidak baik.

Dengan membaca niat ini, kita diharapkan dapat menjaga lidah kita agar tidak menyebabkan puasa kita menjadi batal.

BACA JUGA:   Apa Yang Diharapkan dari Berpuasa di Bulan Ramadhan

5. Niat untuk Meningkatkan Ketaqwaan

Salah satu tujuan dari puasa Ramadhan adalah untuk meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Oleh karena itu, setiap muslim diharapkan membaca niat untuk meningkatkan ketaqwaan sebelum memulai ibadah puasa.

Niat yang harus dibaca adalah sebagai berikut:

Allahumma inni nawaitu saumasaum ramadhaana min syahri Ramadan, fa yassir lihunnah, wa ayzirni fiyhi littaqa wal’ibadah

Artinya:

Ya Allah, Sesungguhnya aku berniat puasa di bulan Ramadhan dari awal bulan Ramadan hingga akhir. Maka mudahkanlah untukku melaksanakan hal tersebut, dan bantulah aku dalam meningkatkan ketakwaan dan ibadahku.

Dengan membaca niat ini, kita diharapkan dapat lebih giat dalam melaksanakan ibadah puasa serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita.

6. Niat untuk Menjaga Hati

Selain menjaga syahwat dan lidah, setiap muslim juga harus dapat menjaga hatinya agar tidak melakukan tindakan yang dapat membuat puasanya menjadi batal. Oleh karena itu, setiap muslim diharapkan membaca niat untuk menjaga hati sebelum memulai ibadah puasa.

Berikut adalah teks dari niat menjaga hati yang dianjurkan:

Allahumma inni nawaitu saumasaum ramadhaana min syahri Ramadan, fa yassir lihunnah, wa aslihli fihi nafsi wa qawwaniha ‘ala ta’ataki

Artinya:

Ya Allah, Sesungguhnya aku berniat puasa di bulan Ramadhan dari awal bulan Ramadan hingga akhir. Maka mudahkanlah untukku melaksanakan hal tersebut, dan baikkanlah hatiku serta kuatkanlah aku dalam menaati-Mu.

Dengan membaca niat ini, kita diharapkan dapat menjaga hati agar tidak melakukan tindakan yang dapat membuat puasa kita menjadi batal.

7. Niat untuk Menambah Ilmu

Puasa Ramadhan juga menjadi sarana untuk menambah ilmu kita sebagai muslim. Oleh karena itu, selain niat yang telah disebutkan sebelumnya, kita juga dianjurkan membaca niat untuk menambah ilmu sebelum memulai ibadah puasa.

BACA JUGA:   Amalan Saat Puasa Ramadhan: Tips Agar Puasa Lebih Berkualitas

Berikut adalah teks dari niat menambah ilmu:

Allahumma inni nawaitu saumasaum ramadhaana min syahri Ramadan, fa yassir lihunnah, wa zidnii ‘ilmaan warzuqna tawfiiqa

Artinya:

Ya Allah, Sesungguhnya aku berniat puasa di bulan Ramadhan dari awal bulan Ramadan hingga akhir. Maka mudahkanlah untukku melaksanakan hal tersebut, tambahkanlah ilmu kepadaku serta berikanlah aku kemudahan untuk mengamalkannya.

Dengan membaca niat ini, kita diharapkan dapat memperoleh kemudahan untuk menambah ilmu dan kemudahan dalam mengamalkannya.

8. Niat untuk Berkesempatan Bertemu di Surga

Puasa Ramadhan juga menjadi sarana bagi muslim untuk berkesempatan bertemu di surga dengan Rasulullah SAW. Oleh karena itu, sebagai muslim yang beriman, kita dianjurkan membaca niat untuk berkesempatan bertemu di surga sebelum memulai ibadah puasa.

Berikut adalah teks dari niat tersebut:

Allahumma inni nawaitu saumasaum ramadhaana min syahri Ramadan, fa yassir lihunnah, wa rzukni fihi linafaaqa

Artinya:

Ya Allah, Sesungguhnya aku berniat puasa di bulan Ramadhan dari awal bulan Ramadan hingga akhir. Maka mudahkanlah untukku melaksanakan hal tersebut, dan berilah aku kesempatan untuk bertemu dengan Rasulullah SAW di surga kelak.

Dengan membaca niat ini, kita diharapkan dapat berkesempatan untuk bertemu dengan Rasulullah SAW di surga.

Kesimpulan

Itulah 8 niat puasa Ramadhan yang dapat menjadi sarana untuk mendapatkan pahala yang besar. Selain itu, setiap muslim juga dianjurkan untuk membaca niat yang telah disebutkan sebelumnya untuk menjaga hati, menjaga syahwat, menjaga lidah, meningkatkan ketaqwaan, menambah ilmu, serta berharap untuk bertemu dengan Rasulullah di surga kelak. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan.