Skip to content
Home » Alur Daftar Haji: Panduan Lengkap untuk Para Calon Jemaah Haji

Alur Daftar Haji: Panduan Lengkap untuk Para Calon Jemaah Haji

Haji merupakan salah satu rukun Islam yang wajib bagi setiap muslim yang mampu. Selain itu, haji juga menjadi momen spesial bagi umat Islam di seluruh dunia. Namun, untuk bisa menunaikan ibadah haji, ada banyak persiapan yang harus dilakukan. Salah satu persiapan penting adalah mendaftar haji. Artikel ini akan membahas alur daftar haji, mulai dari persyaratan hingga prosedur pendaftaran.

Persyaratan untuk Mendaftar Haji

Sebelum mencari tahu alur daftar haji, sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon jemaah haji. Berikut ini adalah persyaratan yang perlu diperhatikan:

  1. Calon jemaah haji harus berusia minimal 18 tahun.
  2. Calon jemaah haji harus beragama Islam.
  3. Calon jemaah haji harus memiliki kondisi kesehatan yang baik untuk menunaikan ibadah haji.
  4. Calon jemaah haji harus mampu secara finansial untuk menunaikan ibadah haji.
  5. Calon jemaah haji harus tidak pernah menunaikan ibadah haji sebelumnya.

Selain persyaratan di atas, calon jemaah haji juga akan diperiksa oleh dokter dalam rangka mendapatkan sertifikat kesehatan.

Alur Daftar Haji

Setelah mengetahui persyaratan yang perlu dipenuhi, berikut ini adalah alur daftar haji:

  1. Persiapan dokumen. Calon jemaah haji harus mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan, seperti fotokopi KTP, fotokopi akte kelahiran, dan fotokopi buku nikah (jika sudah menikah).
  2. Pembayaran awal. Calon jemaah haji harus membayar uang muka atau pembayaran awal sebelum bisa mendaftar haji. Besarnya uang muka biasanya berkisar antara 25-50 juta rupiah.
  3. Pengisian formulir pendaftaran. Calon jemaah haji harus mengisi formulir pendaftaran dan melampirkan dokumen-dokumen yang sudah dipersiapkan sebelumnya.
  4. Verifikasi dokumen. Dokumen yang sudah dilampirkan akan diverifikasi oleh pihak travel haji yang dipilih oleh calon jemaah haji.
  5. Pembayaran pelunasan. Setelah dokumen sudah diverifikasi, calon jemaah haji harus membayar sisa biaya haji atau pelunasan. Besarnya biaya pelunasan biasanya berkisar antara 40-60 juta rupiah.
  6. Permohonan visa. Setelah calon jemaah haji membayar pelunasan, pihak travel haji akan memproses permohonan visa ke Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia.
  7. Pemberangkatan. Setelah visa diterima, calon jemaah haji sudah siap untuk diberangkatkan ke Tanah Suci.
BACA JUGA:   Haji furoda artinya apa?

Kesimpulan

Mendaftar haji memang membutuhkan persiapan yang matang dan teliti. Namun, dengan mengetahui alur daftar haji seperti yang sudah dijelaskan di atas, calon jemaah haji bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik dan memastikan bahwa pendaftaran haji berjalan dengan lancar. Jangan lupa untuk memilih travel haji yang terpercaya dan memiliki pengalaman dalam melayani calon jemaah haji. Semoga artikel ini bermanfaat dan memudahkan proses pendaftaran haji Anda.