Skip to content
Home » Apa saja rukun wajib haji?

Apa saja rukun wajib haji?

Apa saja rukun wajib haji?

Apa saja Rukun Wajib Haji?

Haji adalah salah satu ibadah yang diwajibkan bagi umat Islam. Sebagai bagian dari ibadah haji, terdapat rukun wajib yang harus dipenuhi oleh jamaah haji. Rukun wajib haji terdiri dari enam hal yaitu niat ihram, wukuf, thawaf, sa’i, tahalul, dan tertib. Jika salah satu dari rukun tersebut tidak dilaksanakan, maka ibadah haji tidak sah. Berikut adalah penjelasan mengenai rukun wajib haji.

Niat Ihram

Niat ihram adalah salah satu rukun wajib haji yang pertama. Niat ihram merupakan niat yang dikatakan oleh jamaah haji saat memasuki wilayah ihram yang terletak antara Mekkah dan Miqat. Niat ihram harus dipenuhi oleh jamaah haji agar ibadah haji dapat menjadi sah. Niat ihram dikatakan dengan mengucapkan syahadat tauhid, kalimat talbiyah, dan doa ihram.

Wukuf

Rukun wajib haji kedua adalah wukuf. Wukuf adalah berdiam di Arafah selama beberapa jam pada hari kesembilan bulan Dzulhijjah. Pada hari itu, jamaah haji harus berdiri di tengah-tengah jamaah haji lainnya dan berdoa kepada Allah SWT. Di hari itu juga, para haji harus menyembelih hewan qurban.

Thawaf

Thawaf adalah rukun wajib haji yang ketiga. Thawaf adalah berjalan sebanyak tujuh kali di sekitar Ka’bah. Thawaf harus dilakukan dengan wudhu dan berjalan cepat dari Hajar Aswad ke Bab as-Safa. Thawaf dilakukan dengan berdoa dan berdzikir kepada Allah SWT.

Sa’i

Sa’i adalah rukun wajib yang keempat. Sa’i adalah berjalan antara bukit Safa dan Marwah. Sa’i adalah berjalan antara bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali dengan membaca doa tertentu. Sa’i dilakukan sebagai penyempurna thawaf.

BACA JUGA:   Daftar Nama Calon Jamaah Haji Tahun 2019 Riau

Tahalul

Tahalul merupakan rukun wajib haji yang kelima. Tahalul adalah mencukur seluruh rambut kepala sebagai tanda pembebasan diri dari rukun wajib haji. Tahalul adalah tanda bahwa jamaah haji telah selesai melaksanakan ibadah haji.

Tertib

Tertib adalah rukun wajib haji yang keenam. Tertib adalah mengikuti urutan tertentu saat melaksanakan ibadah haji. Tertib adalah mengikuti urutan yang telah ditentukan yaitu niat ihram, wukuf, thawaf, sa’i, dan tahalul.

Ketujuh rukun wajib haji yang telah disebutkan di atas adalah hal yang penting untuk diingat. Jika salah satu dari rukun wajib haji tidak dilaksanakan, maka ibadah haji tidak sah. Oleh karena itu, jamaah haji harus mengingat rukun wajib haji tersebut dan memastikan bahwa semua rukun wajib haji telah dilaksanakan dengan benar.

Kesimpulan

Rukun wajib haji adalah syarat wajib yang harus dipenuhi oleh jamaah haji. Rukun wajib haji terdiri dari enam hal yaitu niat ihram, wukuf, thawaf, sa’i, tahalul, dan tertib. Jika salah satu dari rukun tersebut tidak dilaksanakan, maka ibadah haji tidak sah. Oleh karena itu, jamaah haji harus mengingat rukun wajib haji tersebut dan memastikan bahwa semua rukun wajib haji telah dilaksanakan dengan benar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

**Q1. Apa itu rukun wajib haji?**

Rukun wajib haji adalah syarat wajib yang harus dipenuhi oleh jamaah haji. Rukun wajib haji terdiri dari enam hal yaitu niat ihram, wukuf, thawaf, sa’i, tahalul, dan tertib.

**Q2. Apakah ibadah haji sah jika salah satu rukun wajibnya tidak dipenuhi?**

Jika salah satu dari rukun wajib haji tidak dilaksanakan, maka ibadah haji tidak sah. Oleh karena itu, jamaah haji harus mengingat rukun wajib haji tersebut dan memastikan bahwa semua rukun wajib haji telah dilaksanakan dengan benar.

BACA JUGA:   Daftar Haji Reguler 2016: Berangkat Tahun Berapa?

**Q3. Bagaimana cara melaksanakan thawaf?**

Thawaf adalah berjalan sebanyak tujuh kali di sekitar Ka’bah. Thawaf harus dilakukan dengan wudhu dan berjalan cepat dari Hajar Aswad ke Bab as-Safa. Thawaf dilakukan dengan berdoa dan berdzikir kepada Allah SWT.

**Q4. Apa yang dimaksud dengan tahalul?**

Tahalul adalah mencukur seluruh rambut kepala sebagai tanda pembebasan diri dari rukun wajib haji. Tahalul adalah tanda bahwa jamaah haji telah selesai melaksanakan ibadah haji.

**Q5. Bagaimana cara melaksanakan sa’i?**

Sa’i adalah berjalan antara bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali dengan membaca doa tertentu. Sa’i dilakukan sebagai penyempurna thawaf.