Skip to content
Home » Apa yang harus dilakukan ketika haji?

Apa yang harus dilakukan ketika haji?

Apa yang harus dilakukan ketika haji?

Apa yang harus dilakukan ketika haji?

Haji adalah ibadah yang sangat agung, yang merupakan salah satu dari lima rukun Islam. Bagi umat muslim, haji adalah kesempatan langka untuk bersujud di hadapan Allah Swt dan mengunjungi Tanah Suci. Pelaksanaan haji telah diatur dalam Al-Qur’an dan sunnah Nabi Muhammad SAW. Meskipun tidak semua orang berkesempatan menjalankan ibadah haji, namun bagi mereka yang diberi kesempatan, menjadi suatu kehormatan besar.

Berikut ini adalah informasi mengenai apa yang harus dilakukan ketika haji:

Rangkaian Amalan Haji

Saat seorang muslim berkunjung ke Tanah Suci, ia akan melakukan beberapa rangkaian amalan antara lain:

Wukuf di Arafah

Wukuf merupakan salah satu dari rangkaian ibadah haji. Wukuf dalam haji dilakukan di Padang Arafah, di mana para jamaah berdiri di padang itu selama beberapa jam sebagai bentuk pengakuan terhadap keagungan Allah. Setelah melakukan wukuf di Arafah, para jamaah akan berangkat ke Muzdalifah untuk mabit.

Mabit di Muzdalifah

Mabit di Muzdalifah adalah salah satu kewajiban yang harus dilakukan para jamaah haji. Di Muzdalifah, para jamaah akan berkumpul di sebuah padang untuk melakukan mabit. Para jamaah akan melakukan shalat sunah dan berdoa di sana.

Tawaf di Ka’bah

Setelah melakukan mabit di Muzdalifah, para jamaah akan berangkat ke Masjidil Haram untuk melakukan Tawaf di Ka’bah. Tawaf merupakan salah satu ibadah haji yang harus dilakukan. Tawaf dilakukan dengan cara berjalan sebanyak tujuh kali di sekitar Ka’bah.

BACA JUGA:   Daftar Peserta Haji Tahun 2018

Sa’i

Sa’i adalah salah satu ibadah haji yang harus dilakukan. Ibadah ini dilakukan di antara bukit Shafa dan Marwah. Para jamaah haji akan berjalan kaki antara kedua bukit ini sebanyak tujuh kali untuk melakukan ibadah sa’i.

Aturan Umum Ketika Haji

Selain beberapa rangkaian ibadah yang harus dilakukan, ada beberapa aturan lain yang harus diikuti oleh para jamaah haji. Berikut ini adalah beberapa aturan yang harus diikuti selama menjalankan ibadah haji:

Bersikap Adab

Ketika berada di Tanah Suci, para jamaah harus memperlihatkan sikap sopan santun dan beradab. Ini termasuk menghormati orang lain, berbicara dengan lembut, dan berpakaian dengan sopan.

Mengikuti Aturan yang Berlaku

Selama berada di Tanah Suci, para jamaah harus mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Ini termasuk menghindari berbuat hal-hal yang dilarang seperti minum alkohol, bertengkar, dan lainnya.

Bersikap Taat

Para jamaah haji harus menjalankan semua perintah Allah Swt dengan taat. Ini termasuk menjalankan ibadah haji dengan baik, melakukan zakat, dan mematuhi perintah Allah Swt.

Kesimpulan

Haji merupakan salah satu kewajiban bagi umat muslim yang mampu secara fisik dan finansial. Melakukan ibadah haji adalah suatu kehormatan besar bagi para jamaah. Selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci, para jamaah harus mematuhi beberapa aturan, seperti bersikap adab, mematuhi aturan yang berlaku, dan bersikap taat.

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan wukuf?

Wukuf adalah salah satu dari rangkaian ibadah haji yang dilakukan di Padang Arafah. Wukuf merupakan bentuk pengakuan terhadap keagungan Allah Swt.

2. Apa yang dimaksud dengan mabit?

Mabit adalah salah satu kewajiban yang harus dilakukan para jamaah haji. Di Muzdalifah, para jamaah akan berkumpul di sebuah padang untuk melakukan mabit.

BACA JUGA:   Daftar Lokasi Asrama Haji Indonesia

3. Apa yang dimaksud dengan Tawaf di Ka’bah?

Tawaf di Ka’bah adalah salah satu ibadah haji yang harus dilakukan. Tawaf dilakukan dengan cara berjalan sebanyak tujuh kali di sekitar Ka’bah.

4. Apa yang dimaksud dengan Sa’i?

Sa’i adalah salah satu ibadah haji yang harus dilakukan. Ibadah ini dilakukan di antara bukit Shafa dan Marwah. Para jamaah haji akan berjalan kaki antara kedua bukit ini sebanyak tujuh kali untuk melakukan ibadah sa’i.

5. Apa aturan-aturan yang harus diikuti selama menjalankan ibadah haji?

Selama menjalankan ibadah haji, para jamaah harus memperlihatkan sikap sopan santun dan beradab. Selain itu, para jamaah juga harus mematuhi aturan yang berlaku, menjalankan semua perintah Allah Swt dengan taat, dan menghindari berbuat hal-hal yang dilarang.