Skip to content
Home ยป Apakah Boleh Ibu Hamil Puasa Ramadan?

Apakah Boleh Ibu Hamil Puasa Ramadan?

Ramadan adalah waktu di mana umat muslim di seluruh dunia berpuasa selama satu bulan penuh. Selama bulan Ramadan, jumlah makanan yang dapat dikonsumsi dibatasi dari waktu terbit matahari hingga waktu matahari terbenam. Namun, bagi ibu hamil, mengikuti puasa Ramadan bisa menjadi masalah karena kesehatan ibu dan bayi harus diperhatikan dengan baik.

Apa Itu Puasa Ramadan?

Puasa Ramadan adalah kewajiban bagi umat muslim yang sehat, dewasa, dan non-muslim. Seorang muslim harus menahan makanan, minuman, dan aktivitas tertentu selama periode tertentu di siang hari. Puasa Ramadan dimulai pada saat hilal (tanduk bulan) pertama terlihat pada saat bulan Ramadan dimulai dan berakhir pada saat matahari terbenam pada hari 30 Ramadan.

Bagaimana Puasa Mempengaruhi Ibu Hamil?

Ibu hamil membutuhkan asupan nutrisi yang baik dan cukup untuk pertumbuhan bayi mereka. Selama puasa, asupan makanan dan minuman dibatasi, sehingga ibu hamil mungkin tidak mendapatkan asupan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka dan bayi mereka. Selain itu, ibu hamil mungkin mengalami kelelahan, dehidrasi, dan tekanan darah rendah selama berpuasa, yang bisa berdampak negatif pada kesehatan ibu dan bayi.

Apa Kata Ahli?

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, ibu hamil yang berpuasa selama Ramadan berisiko mengalami dehidrasi, penurunan gula darah, peningkatan keton darah, dan bayi dengan berat lahir rendah. Oleh karena itu, disarankan bahwa ibu hamil tidak perlu berpuasa selama Ramadan jika mereka khawatir tentang kesehatan mereka atau bayi mereka.

Kapan Ibu Hamil Diperbolehkan Berpuasa?

Jika ibu hamil merasa baik-baik saja dan kesehatannya stabil, mereka dapat memutuskan untuk berpuasa selama Ramadan. Namun, ibu hamil harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mereka dan memastikan bahwa mereka bisa berpuasa dengan aman. Dokter mungkin merekomendasikan untuk tidak berpuasa selama trimester ketiga karena pada trimester ini nutrisi sangat penting untuk pertumbuhan bayi.

BACA JUGA:   Berapa Hari Lagi Puasa Ramadhan?

Apa Alternatifnya?

Alternatif untuk berpuasa Ramadan bagi ibu hamil adalah membayar fidyah sebagai gantinya. Fidyah adalah membayar denda untuk setiap hari yang tidak berpuasa. Namun, orang yang membayar fidyah perlu makan pada hari yang dianjurkan kepada mereka untuk tidak berpuasa, kemudian setiap hari setelah itu. Jadi, jika seorang ibu hamil tidak berpuasa selama Ramadan, mereka dapat membayar fidyah dan mengejar kembali puasa pada bulan-bulan yang akan datang ketika mereka merasa lebih baik.

Kesimpulan

Ibu hamil harus memperhatikan kesehatan mereka dan kesehatan bayi mereka saat memutuskan untuk berpuasa selama Ramadan. Jika mereka khawatir tentang kesehatan mereka atau bayi mereka, sangat disarankan untuk tidak berpuasa. Mereka dapat mempertimbangkan untuk membayar fidyah sebagai alternatif. Namun, sebelum memutuskan apapun, ibu hamil harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.