Skip to content
Home » Bab 8 Ibadah Haji: Rukun Haji Kedua

Bab 8 Ibadah Haji: Rukun Haji Kedua

Setelah memperdalam pengetahuan mengenai Rukun Islam, mari kita fokus pada apa yang menjadi inti dari ibadah haji – Bab 8 Ibadah Haji. Bab 8 ini membahas Rukun Haji kedua, yaitu miqat.

Miqat berarti batas, tempat atau waktu tertentu yang menjadi titik awal bagi umat muslim yang akan melakukan ibadah haji atau umrah. Ada beberapa tempat miqat yang ditetapkan sesuai dengan wilayah dan jarak dari Mekah, yaitu:

  • Dzulhulafah
  • Yalamlam
  • Juhfah
  • Qarnul Manazil
  • Bir Ali

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum memasuki miqat, di antaranya harus memandikan diri, berpakaian ihram (pakaian khusus haji), serta melaksanakan dua rakaat shalat sunnah ihram.

Selain itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memasuki miqat. Pertama, umat muslim harus niat dalam hati untuk berhaji atau umrah. Kedua, umat muslim harus memperhatikan adab-adab miqat, seperti meninggalkan segala hal yang berbau dunia, seperti berniaga dan bergunjing.

Selanjutnya, umat muslim juga harus membaca talbiyah ketika memasuki miqat. Talbiyah adalah seruan atau dzikir yang dilantunkan untuk mengingatkan diri dan mengagungkan Allah SWT. Dalam talbiyah, umat muslim mengucapkan "labbayka Allahumma labbayk, labbayka la syarika laka labbayk, innal hamda wanni’mata laka wal mulk, la syarika lak" yang artinya "Aku hadir, ya Allah, aku hadir, tiada sekutu bagi-Mu, aku hadir. Sesungguhnya segala puji, kenikmatan, serta kerajaan itu milik-Mu, dan tiada sekutu bagi-Mu."

Setelah memasuki miqat dan membaca talbiyah, umat muslim sudah resmi memasuki tahap miqat dan mulai melaksanakan ibadah haji dengan penuh suka cita. Dengan memperhatikan prosedur yang sudah ditetapkan, umat muslim dapat melaksanakan Rukun Haji kedua dengan sempurna dan meraih keberkahan dari Allah SWT.

BACA JUGA:   Daftar haji tahun 2011 berangkat tahun berapa?

Dalam bab 8 Ibadah Haji ini, Rukun Haji kedua sudah dibahas secara rinci. Namun, untuk mengetahui seluruh tahap ibadah haji secara lengkap, mari kita terus belajar dan memperdalam pengetahuan kita mengenai Rukun Haji selanjutnya. Semoga kita dapat melaksanakan ibadah haji dengan sempurna dan meraih keberkahan dari Allah SWT.