Skip to content
Home » Cara Membayar Hutang Puasa Ramadhan yang Sudah Lama

Cara Membayar Hutang Puasa Ramadhan yang Sudah Lama

Bulan Ramadhan tidak hanya menjadi bulan yang mulia namun juga bulan yang banyak digunakan umat Islam untuk memperbanyak ibadah, seperti melakukan puasa. Bagi sebagian orang, melakukan puasa ramadhan sangat mudah dilakukan, namun ada juga yang mengalami kesulitan dalam melakukannya. Sehingga mereka terpaksa untuk membayar hutang puasa ramadhan suatu waktu nanti.

Bagi mereka yang berhutang puasa, sebisa mungkin segera membayar hutang puasa ramadhan tersebut selagi masih ada kesempatan. Karena membayar hutang puasa ramadhan sangatlah penting dan dianjurkan dalam Islam. Oleh karena itu, pada kesempatan ini akan dibahas cara membayar hutang puasa ramadhan yang sudah lama.

Mengganti Puasa dengan Uang

Menurut hadits, ada dua cara untuk membayar hutang puasa ramadhan yang sudah lama. Pertama, dengan cara menggantinya dengan uang. Cara ini dapat dilakukan apabila seseorang yang memiliki hutang puasa tidak mampu untuk melakukan puasa karena adanya alasan kesehatan atau sebab yang lain.

Namun, tidak semua orang dapat menggantikan puasanya dengan uang. Hal ini dikarenakan syarat yang harus dipenuhi. Syarat tersebut adalah jumlah uang yang harus dikeluarkan dalam mengganti satu hari puasa sama dengan daftar harga satu mud (3,5 liter) gandum atau satu mud gandum kasar.

Sebagai informasi tambahan, harga satu mud gandum saat ini sekitar Rp. 80.000,-. Oleh karena itu, jika hutang puasa yang harus dibayar selama 30 hari, maka diperlukan dana sekitar Rp. 2.400.000,-.

Menjalankan Puasa yang Telah Berhutang

Selain itu, Anda juga dapat membayar hutang puasa ramadhan dengan menjalankannya. Selama menjalankan puasa tersebut, Anda harus jujur ​​dalam menjalankannya dan harus sama dengan ketentuan puasa yang dijalankan pada bulan Ramadhan yang biasa dilakukan.

BACA JUGA:   Apakah Niat Puasa Ramadhan Harus Diucapkan Setiap Hari?

Anda dianjurkan untuk memperbanyak puasa sunnah, seperti Senin-Kamis, Ayyamul Bidh, puasa Daud dan puasa-puasa lainnya. Hal ini berguna untuk menambah pahala serta mempercepat pelunasan hutang puasa.

Meminta Maaf kepada Orang yang Telah Dizalimi

Jangan lupa untuk meminta maaf kepada sesama muslim jika dalam pelaksanaan puasa ramadhan sebelumnya ada kesalahan atau yang dizalimi. Sebab, membayar hutang puasa tidak hanya dengan melakukan puasa, tapi juga harus melunaskan hak sesama muslim.

Dan Allah SWT berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum melaknat kaum yang lain (yang mungkin lebih baik dari mereka), mudah-mudahan mereka (yang terkutuk) itu lebih baik dari mereka (yang melaknat), dan jangan pula wanita-wanita (yang satu) melaknat wanita-wanita (yang lain), mudah-mudahan wanita (yang terkutuk) itu lebih baik dari wanita (yang mengutuk). Dan janganlah kamu saling mencela dengan julukan-julukan yang buruk. Seburuk-buruk julukan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman…” (QS. Al-Hujurat: 11).

Kesimpulan

Demikianlah, cara membayar hutang puasa ramadhan yang sudah lama. Ingatlah bahwa menjalankan ibadah dalam Islam adalah sesuatu yang wajib dan mengenyangkan hati. Oleh karena itu, perbanyaklah untuk memperbanyak amalan dan perbanyaklah sedekah, agar mendapat tempat di sisi Allah.

Dalam mengumpulkan pahala Anda, jangan pernah lupa juga untuk memohon maaf kepada sesama muslim yang pernah dirugikan. Dengan begitu, kita bisa dengan tenang dan lega mengerjakan ibadah yang lainnya dan memperbaiki koneksi kita dengan Allah SWT. Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi kita semua. Aamiin.