Skip to content
Home » Dalil Al-Quran tentang Ibadah Haji

Dalil Al-Quran tentang Ibadah Haji

Ibadah Haji adalah salah satu dari lima rukun Islam yang wajib dilaksanakan bagi setiap Muslim yang mampu. Pelaksanaan ibadah haji juga merupakan sebuah perjalanan spiritual yang sangat penting bagi setiap Muslim. Adapun dalil Al-Quran tentang ibadah haji dapat ditemukan dalam beberapa ayat Al-Quran yang berkaitan erat dengan kewajiban melaksanakan ibadah haji.

Ayat-Ayat Al-Quran Tentang Ibadah Haji

  1. “Dan (ingatlah) ketika Kami memerintahkan Ibrahim (untuk membangun) dasar-dasar Ka’bah beserta Ismail (seraya berdoa), ‘Ya Tuhan kami, terimalah daripada kami, sesungguhnya Engkau dengar lagi Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 127)

Ayat ini merupakan permulaan hukum melakukan ibadah haji. Ibrahim dan Ismail dipercaya membangun dasar-dasar Ka’bah pada awal tatkala membangun Ka’bah dan memperkenalkan ibadah haji kepada umat manusia.

  1. “Mengerjakan haji adalah bulan-bulan yang telah ditentukan. Barang siapa yang menunaikannya, maka tidak boleh menggauli istrinya dan berbuat keji dan pertengkaran di dalamnya. Barang siapa yang dengan suka rela melakukan kebajikan, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri dan Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 197)

Ayat ini berbicara tentang saat yang ditentukan untuk melakukan haji, yaitu pada bulan-bulan tertentu. Dalam ayat ini juga disebutkan bahwa selama melakukan haji, seorang Muslim harus menjaga dirinya dan menghindari perbuatan dosa.

  1. “Dan (ingatlah), ketika Kami menunjukkan tempat (ibadah) itu kepada Ibrahim, (sambil berfirman), ‘Janganlah kamu jadikan Aku dan anak-anakku sebagai berhala, wahai Ibrahim.” (QS. Al-Baqarah: 125)

Ayat ini adalah nasihat kepada para jamaah haji untuk tidak menyembah selain Allah di Ka’bah.

  1. “Maka berdoalah kamu kepada Tuhanmu dengan meminta memohon (kepada-Nya) dengan hati yang khusyuk dan (lidah) yang merendahkan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Al-A’raaf: 55)
BACA JUGA:   Daftar Haji 2015 Berangkat Tahun Berapa?

Ayat ini memberikan pengertian bahwa ibadah haji harus dilakukan dengan hati dan pikiran yang khusyuk dan merendahkan diri di depan Allah SWT.

  1. “(yaitu) orang-orang yang selalu mengingat Allah, ketika berdiri, duduk, dan dalam keadaan berbaring, serta memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), ‘Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia.’ Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. Ali Imran: 191)

Ayat ini mengajarkan bahwa seorang Muslim harus selalu mengingat Allah dalam setiap tindakan, termasuk dalam ibadah haji.

Kesimpulan

Dalam Al-Quran, selain mencantumkan rukun muslim lainnya, dinyatakan pula hukum wajibnya melaksanakan ibadah haji. Melalui ayat-ayat tersebut, Allah SWT memberikan pengertian dan petunjuk tentang cara menjalankan ibadah haji dengan baik dan benar. Oleh karenanya, penting bagi setiap Muslim untuk memahami dalil-dalil Al-Quran tentang ibadah haji guna melaksanakan ibadah tersebut dengan semestinya. Mari perbaiki diri kita dan bangun keimanan dengan menunaikan ibadah haji sesuai dengan yang digariskan oleh Allah SWT melalui ayat Al-Quran.