Skip to content
Home ยป Doa dan Dzikir Manasik Haji dan Umroh Latin untuk Mendekatkan Diri pada Sang Pencipta

Doa dan Dzikir Manasik Haji dan Umroh Latin untuk Mendekatkan Diri pada Sang Pencipta

Selamat datang di artikel Doa dan Dzikir Manasik Haji dan Umroh Latin. Berikut ini akan dijelaskan mengenai manasik haji dan umroh serta beberapa doa dan dzikir yang biasanya diamalkan oleh jemaah haji dan umroh. Artikel ini bertujuan untuk membantu jemaah haji dan umroh dalam mendekatkan diri pada Sang Pencipta melalui doa dan dzikir.

Manasik Haji dan Umroh

Manasik haji dan umroh adalah rangkaian ibadah yang dilakukan oleh jemaah haji dan umroh. Ibadah haji dan umroh merupakan dua ibadah yang berbeda namun keduanya memiliki konsep yang sama yaitu melaksanakan perintah Allah SWT.

Haji

Haji adalah salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang mampu dalam rangka menyempurnakan agama mereka. Haji dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah, bulan ke-12 dalam kalender Islam.

Beberapa rukun haji yang harus dilakukan adalah thawaf di Ka’bah, sa’i antara bukit Safa dan Marwah, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan melempar jumrah. Selain itu, jemaah juga harus mengucapkan talbiyah, membaca doa-doa, serta melakukan amalan-amalan dzikir.

Umroh

Umroh adalah ibadah yang dilakukan dengan cara mengunjungi Ka’bah dan beberapa tempat suci lain di kota suci Makkah. Umroh dapat dilaksanakan kapan saja dalam setahun dan tidak memiliki waktu tertentu seperti haji.

Beberapa rukun umroh yang harus dilakukan adalah thawaf, sa’i, dan tahalul. Tahalul adalah memotong rambut sebagai tanda selesai melaksanakan umroh. Selain itu, jemaah juga harus membaca doa-doa, dzikir, serta melakukan amalan-amalan ibadah.

Doa dan Dzikir Manasik Haji dan Umroh Latin

Berikut beberapa doa dan dzikir manasik haji dan umroh Latin yang biasanya diamalkan oleh jemaah haji dan umroh:

  • Talbiyah: "Labbaik Allahumma labbaik, labbaika laa syarika laka labbaik, Innal hamda wan nimata laka wal mulk, laa syarika lak." Artinya, "Aku menjawab panggilan-Mu ya Allah, aku menjawab panggilan-Mu, aku datang dengan penuh pengharapan, tak ada sekutu bagi-Mu, aku menjawab panggilan-Mu. Segala puji bagi-Mu, segala nikmat datang dari-Mu, dan bagi-Mu pula (semua) kerajaan, tidak ada sekutu bagi-Mu."

  • Doa saat thawaf: "Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhirati hasanah waqina adzabannar." Artinya, "Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa neraka."

  • Doa saat melakukan sa’i: "Allahumma baariklanaa fee jam’iinaa waqinaa ‘adhaa a’nnaa." Artinya, "Ya Allah, berkahilah kami dalam perjalanan kami ini, dan hindarkan kami dari segala kesulitan."

  • Doa saat mabit di Muzdalifah: "Rabbighfirli warhamni, wajburni, warzuqni, wahdini waslahli umuri, warfa’ni." Artinya, "Ya Tuhanku, berikanlah ampunan dan kasih sayang pada diriku. Bimbinglah aku, perbaikilah urusanku, dan angkatlah derajatku."

  • Dzikir setelah shalat duha: Subhanallah 30x, Alhamdulillah 30x, Allahu Akbar 30x.

BACA JUGA:   Doa Calon Jamaah Haji: Menjelajahi Kedalaman Ibadah Haji

Kesimpulan

Demikian artikel mengenai Doa dan Dzikir Manasik Haji dan Umroh Latin ini. Dengan mengamalkan doa dan dzikir yang telah dijelaskan di atas, diharapkan dapat membantu jemaah haji dan umroh dalam mendekatkan diri pada Sang Pencipta. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua. Aamiin.