Skip to content
Home » Golongan Penerima Zakat: Siapa Saja Mereka?

Golongan Penerima Zakat: Siapa Saja Mereka?

Zakat adalah salah satu rukun Islam yang wajib untuk dipenuhi oleh umat muslim yang memiliki kemampuan. Zakat merupakan kewajiban memberikan sebagian harta yang dimiliki kepada orang yang membutuhkan. Terkadang kita bingung untuk menentukan siapa saja yang termasuk golongan penerima zakat. Sebenarnya, siapa saja golongan yang dapat menerima zakat?

Fakir dan Miskin

Fakir dan miskin adalah dua orang yang termasuk golongan penerima zakat yang pertama. Fakir adalah orang yang tidak memiliki penghasilan sama sekali dan tergolong sangat miskin. Sementara miskin adalah orang yang memiliki penghasilan tetapi tidak mencukupi kebutuhan dasarnya. Kita bisa memberikan zakat kepada fakir dan miskin sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sesama.

Jiwa yang Terikat Utang

Golongan penerima zakat selanjutnya adalah orang-orang yang terbelit hutang atau utang. Zakat dapat digunakan untuk membantu orang yang tidak bisa membayar hutangnya. Namun, utang yang dimaksudkan adalah utang yang sah dan halal. Jangan sampai kita memberikan zakat kepada orang yang memiliki hutang yang berasal dari riba atau hal yang haram lainnya.

Amil Zakat

Amil zakat adalah orang yang ditunjuk oleh negara untuk mengumpulkan dan mengelola zakat. Seperti yang telah diketahui, zakat yang terkumpul akan disalurkan pada orang-orang yang membutuhkan. Sebagai bentuk penghargaan terhadap pekerjaan amil zakat, kita bisa memberikan zakat kepada mereka.

Fisabilillah

Fisabilillah adalah golongan penerima zakat bagi mereka yang berjuang di jalan Allah SWT. Ada beberapa hal yang bisa termasuk dalam rintangan fisabilillah, seperti biaya untuk membangun masjid, membayar biaya perjalanan untuk melakukan dakwah atau hal-hal lainnya yang berhubungan dengan kegiatan keagamaan.

BACA JUGA:   Berapa Nishab Zakat Pertanian?

Ghorimin

Ghorimin adalah orang yang dizalimi atau dikurangi hak-haknya. Mereka termasuk salah satu golongan yang dapat menerima zakat sesuai dengan kebutuhannya. Semoga zakat yang kita berikan dapat membantu mereka untuk mengurangi rasa tidak adil yang mereka alami.

Riqab

Riqab adalah orang yang terjerat dalam perbudakan atau terikat secara budaya dengan majikan mereka. Meskipun tidak dikenal lagi pada zaman ini, namun jika kita menemukan orang yang terjerat dalam perbudakan modern, maka kita bisa memberikan zakat kepada mereka.

Fisabilillah dan Mereka yang Terlilit Utang untuk kepentingan Agama

Fisabilillah dan orang yang terlilit utang untuk kepentingan agama juga termasuk dalam golongan penerima zakat. Mereka yang terlilit utang untuk kepentingan agama biasanya adalah orang yang sedang dalam proses belajar atau menjalankan kegiatan keagamaan. Kita bisa memberikan zakat kepada mereka agar mereka bisa mendapat kemudahan dalam menjalankan kegiatan keagamaannya.

Kesimpulan

Zakat merupakan salah satu kewajiban bagi umat muslim. Dalam memberikan zakat, kita perlu mengetahui siapa saja golongan penerima zakat tersebut. Fakir, miskin, jiwa yang terikat utang, amil zakat, fisabilillah, ghorimin, riqab, serta fisabilillah dan orang yang terlilit utang untuk kepentingan agama adalah golongan yang dapat menerima zakat. Semoga kita bisa memberikan zakat dengan penuh keikhlasan dan membantu mereka yang membutuhkan.(*)

Title: Golongan Penerima Zakat: Siapa Saja Mereka yang Berhak Menerima Zakat?