Skip to content
Home » Keberangkatan Haji Daftar Tahun 2016: Panduan Lengkap

Keberangkatan Haji Daftar Tahun 2016: Panduan Lengkap

Haji merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang mampu secara finansial maupun fisik. Setiap tahunnya, ribuan umat muslim dari seluruh dunia berbondong-bondong untuk menunaikan ibadah haji yang merupakan keinginan setiap muslim untuk mengunjungi tanah suci dan beribadah di sana. Untuk bisa melaksanakan haji, calon jamaah atau calon haji harus menunggu antrian yang cukup panjang dan proses pendaftaran yang cukup rumit.

Tahun 2016 lalu, pemerintah Indonesia memutuskan untuk memberangkatkan 221.000 calon jamaah haji ke Arab Saudi. Proses pendaftaran dilakukan setiap tahunnya dan dilakukan melalui Kementerian Agama yang menjadi mitra kerja dari pihak Arab Saudi. Berikut ini adalah panduan lengkap mengenai keberangkatan haji daftar tahun 2016:

Proses Pendaftaran

Proses pendaftaran haji dilakukan melalui Kantor Urusan Haji Indonesia (KUHI) atau bisa juga melalui website resmi Kementerian Agama. Calon jamaah haji harus memenuhi beberapa persyaratan untuk bisa mendaftar, di antaranya adalah:

  1. Calon jamaah haji harus muslim dan berusia minimal 12 tahun.
  2. Calon jamaah haji harus memiliki paspor yang masih berlaku paling tidak hingga enam bulan setelah periode haji 2016.
  3. Calon jamaah haji harus memiliki KTP yang masih berlaku dan sesuai dengan data di paspor.
  4. Calon jamaah haji harus memiliki surat keterangan sehat dari dokter dan seorang saksi yang mengenal.

Jika calon jamaah haji telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut, mereka dapat mendaftarkan diri melalui Kantor Urusan Haji Indonesia atau melalui website resmi Kementerian Agama. Setelah proses pendaftaran selesai, calon jamaah akan diberi nomor induk dan nomor porsi dan akan masuk ke dalam daftar haji.

BACA JUGA:   Cara Mudah Melakukan Pendaftaran Haji

Tahap Persiapan

Setelah para calon jamaah haji menerima nomor induk dan nomor porsi, mereka harus mempersiapkan diri secara fisik dan mental. Persiapan tersebut meliputi, di antaranya:

  1. Memperdalam pengetahuan tentang tata cara pelaksanaan haji dan prosedur-prosedur yang harus dilakukan.
  2. Menyiapkan fisik dengan cara berolahraga secara teratur dan menjaga pola makan yang sehat.
  3. Mengumpulkan informasi mengenai tempat tinggal, transportasi, makanan, pakaian, dan segala hal yang dibutuhkan selama di Arab Saudi.
  4. Mendaftar ke kelompok sesuai dengan daerah masing-masing untuk mempermudah proses administrasi dan kepindahan ke hotel.

Pemberangkatan

Pada tahap ini, para calon jamaah haji akan diberangkatkan ke Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji yang diawali dengan tawaf di Ka’bah dan melakukan ibadah lainnya seperti melakukan sai di antara Safa dan Marwah, wukuf di Arafah, dan mabit di Muzdalifah.

Sebelum pemberangkatan, para jamaah akan mendapat briefing mengenai prosedur pemberangkatan dan perjalanan ke Arab Saudi, termasuk tips dan pengalaman dari jamaah yang sudah pernah berhaji. Setelah briefing, para jamaah akan diberangkatkan ke Arab Saudi menggunakan maskapai penerbangan khusus haji dan akan tinggal di hotel yang sudah disiapkan oleh pihak Kementerian Agama.

Kesimpulan

Mengikuti keberangkatan haji daftar tahun 2016 memang membutuhkan persiapan yang cukup matang baik itu persiapan fisik maupun mental. Namun, dengan persiapan yang tepat, tentunya calon jamaah haji bisa menunaikan ibadah dengan tenang dan khidmat. Selamat menunaikan ibadah haji bagi para jamaah yang berangkat tahun lalu dan semoga artikel ini bermanfaat bagi calon jamaah haji yang akan berangkat pada tahun-tahun mendatang.