Skip to content
Home » Kenapa Rasulullah tidak dipanggil haji?

Kenapa Rasulullah tidak dipanggil haji?

Kenapa Rasulullah tidak dipanggil haji?

Kenapa Rasulullah tidak dipanggil Haji?

Ketika kita berbicara tentang ibadah haji, ada satu pertanyaan yang sering muncul: Mengapa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak dipanggil haji? Ini adalah pertanyaan yang layak ditanyakan karena haji adalah salah satu ibadah yang diwajibkan oleh Allah SWT.

Haji adalah salah satu dari lima rukun Islam yang wajib dilakukan bagi orang-orang yang mampu menunaikannya secara fisik dan finansial. Namun, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah melakukan haji. Mengapa?

Apa yang Dikatakan Para Ulama Tentang Hal Ini?

Para ulama telah menyepakati bahwa haji adalah salah satu rukun Islam dan wajib bagi setiap Muslim yang mampu menunaikannya. Namun, mereka juga menyepakati fakta bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah melakukan haji.

Ada beberapa pendapat yang dikemukakan oleh para ulama mengenai mengapa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak melakukan haji. Berikut adalah beberapa pendapat yang dikemukakan oleh para ulama:

Pendapat Pertama: Haji Bukan Perintah di Zaman Nabi

Pendapat pertama, gelar haji hukumnya dilarang. Karena ini adalah gelar belum pernah dikenal di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan gelar ini dikhawatirkan memicu riya. Dalam salah satu fatwanya, Lajnah Daimah pernah mengatakan bahwa panggilan Haji bagi yang sudah berhaji sebaiknya ditinggalkan.

Menurut pendapat ini, haji tidak pernah menjadi salah satu rukun Islam selama masa hidup Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, sehingga ia tidak diwajibkan untuk melaksanakannya.

BACA JUGA:   Biaya Sebenarnya Ibadah Haji Sebelum Sebsidi

Pendapat Kedua: Terlalu Banyak Tekanan

Pendapat kedua menyatakan bahwa haji adalah ibadah yang berat dan dapat menyebabkan tekanan fisik dan mental yang berlebihan bagi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena itu, Allah SWT tidak mengharuskan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melaksanakannya.

Menurut pendapat ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak melakukan haji karena ia tidak bisa menanggung beban yang berat yang ditimbulkan oleh ibadah haji.

Pendapat Ketiga: Haji Terlalu Mahal

Pendapat ketiga menyatakan bahwa biaya haji pada masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat mahal. Karena itu, Allah SWT tidak mengharuskan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melaksanakannya.

Menurut pendapat ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak melakukan haji karena ia tidak mampu membayar biaya yang ditimbulkan oleh ibadah haji.

Pendapat Keempat: Haji Tidak Layak untuk Nabi

Pendapat keempat menyatakan bahwa haji adalah ibadah yang ditujukan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena itu, Allah SWT tidak mengharuskan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melaksanakannya.

Menurut pendapat ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak melakukan haji karena ia tidak membutuhkan ibadah haji untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pendapat Kelima: Haji Dilakukan Setelah Wafatnya Nabi

Pendapat kelima menyatakan bahwa haji adalah ibadah yang dilakukan setelah wafatnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena itu, Allah SWT tidak mengharuskan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melaksanakannya.

Menurut pendapat ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak melakukan haji karena ia sudah meninggal sebelum ibadah haji diwajibkan.

Kesimpulannya

Dari pendapat-pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa mengapa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak dipanggil haji adalah karena haji bukanlah perintah di zaman Nabi, haji dapat menimbulkan tekanan yang berlebihan bagi Nabi, biaya haji pada masa Nabi terlalu mahal, haji tidak layak untuk Nabi, dan haji dilakukan setelah wafatnya Nabi.

BACA JUGA:   Tempat Penting Ibadah Haji: Bir Ali

FAQ

1. Apakah haji adalah salah satu rukun Islam?

Ya, haji adalah salah satu dari lima rukun Islam yang wajib dilakukan bagi orang-orang yang mampu menunaikannya secara fisik dan finansial.

2. Mengapa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak melakukan haji?

Ada beberapa pendapat yang dikemukakan oleh para ulama mengenai mengapa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak melakukan haji, yaitu karena haji bukanlah perintah di zaman Nabi, haji dapat menimbulkan tekanan yang berlebihan bagi Nabi, biaya haji pada masa Nabi terlalu mahal, haji tidak layak untuk Nabi, dan haji dilakukan setelah wafatnya Nabi.

3. Apakah ada larangan untuk memanggil orang yang sudah berhaji?

Ya, dalam salah satu fatwanya, Lajnah Daimah pernah mengatakan bahwa panggilan Haji bagi yang sudah berhaji sebaiknya ditinggalkan.

4. Apakah haji wajib bagi setiap Muslim?

Ya, haji adalah salah satu dari lima rukun Islam yang wajib dilakukan bagi orang-orang yang mampu menunaikannya secara fisik dan finansial.

5. Apakah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melakukan haji?

Tidak, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah melakukan haji.