Skip to content
Home » Kesyirikan yang Terjadi Selama Ibadah Haji di Ka’bah

Kesyirikan yang Terjadi Selama Ibadah Haji di Ka’bah

Ibadah haji adalah ritual penting dalam agama Islam. Dilakukan setiap tahunnya, para umat muslim dari seluruh dunia berkumpul di Holy City, Makkah untuk beribadah di Ka’bah. Selama berada di sana, mereka menyaksikan banyak kesyirikan yang terjadi selama ibadah haji.

Sejarah Ka’bah

Ka’bah adalah tempat suci dalam Islam yang dibangun oleh Nabi Ibrahim dan putranya, Nabi Ismail. Bangunan yang berbentuk kubus ini dikelilingi oleh Masjidil Haram, yang merupakan salah satu tempat suci utama dalam Islam. Ka’bah biasanya menjadi suatu tempat yang sangat dikunjungi oleh jemaah haji selama ibadah mereka.

Tawaf

Salah satu ritual penting dalam ibadah haji adalah tawaf. Yaitu, berjalan di sekitar Ka’bah tujuh kali searah jarum jam. Sedangkan tawaf umrah dilakukan sebanyak 7 kali putaran pada saat melakukan ibadah umrah di Mekkah. Biasanya, tawaf dimulai di sudut timur ka’bah, di mana tapal kuda besar berada. Selama tawaf, jemaah haji bersama-sama menyatakan keberadaan Allah dengan memuji, bersujud dan berdoa.

Sai

Selain tawaf, sai juga menjadi salah satu ritual dalam ibadah haji. Jemaah haji harus berlari kecil ke atas dan turun bukit Shafaa dan Marwah tujuh kali. Hal ini dianggap sebagai penghormatan Nabi Ibrahim dan Hajar, ibunda Nabi Ismail, yang berusaha mendapatkan air untuk anak mereka di daerah yang terpencil.

Mabit

Penginapan di Mina biasanya disebut sebagai Mabit atau tempat bermalam selama ibadah haji. Di kamp ini, jemaah haji akan menginap selama tiga hari pada tanggal 11, 12, dan 13 dari bulan Dzulhijjah di kalender Hijriyah. Hal ini adalah surat terakhir dari surat Al-Qur’an yang dinasihati oleh Allah Tuhannya.

BACA JUGA:   Susunan Pelaksanaan Ibadah Haji

Wukuf di Padang Arafah

Satu lagi ritual penting dalam ibadah haji adalah wukuf di padang Arafah. Jemaah haji akan berkumpul di padang Arafah selama satu hari pada tanggal 9 Dzulhijjah. Di sinilah Nabi Adam dan Hawa bertemu setelah diusir dari surga. Di sini, jemaah haji akan melakukan doa, zikir dan mengingat Allah sepanjang hari.

Rami

Rami adalah ritual melempar jumrah dan sudah digunakan sejak zaman Nabi Ibrahim. Jemaah haji melemparkan tujuh batu di tiga aqabah yang ada di Mina untuk menghormati upaya Nabi Ibrahim dari menghalangi godaan setan ketika mencoba mengalahkan manusia yang percaya. Ini juga menjadi simbol pelepasan dosa.

Halal Bi Halal

Halal bi halal adalah sebuah upacara yang diadakan oleh jemaah haji pada hari kedua setelah Idul Adha. Di sini, jemaah haji sebagai kelompok akan berkumpul untuk saling memaafkan, mendoakan, dan saling memberikan hadiah satu sama lain.

Kesyirikan selama ibadah haji di Ka’bah ini menjadi sesuatu yang sangat khas bagi umat muslim di seluruh dunia. Mereka berharap bisa melangsungkan ibadah haji dalam keadaan sehat dan baik serta mampu meraih ketenangan hati dan keterhubungan dengan Allah SWT.