Skip to content
Home » Larangan dalam Ibadah Haji untuk Laki-Laki dan Perempuan

Larangan dalam Ibadah Haji untuk Laki-Laki dan Perempuan

Ibadah haji adalah salah satu iibadat wajib yang harus dilakukan oleh umat Islam yang mampu secara finansial dan fisik secara berkesinambungan setiap tahunnya di bulan Dzulhijjah. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat beberapa larangan yang harus dipatuhi oleh para jamaah, terutama bagi laki-laki dan perempuan. Berikut adalah rangkuman dari beberapa larangan dalam ibadah haji untuk laki-laki dan perempuan.

Larangan Bagi Laki-laki

  1. Menggunting atau mencukur rambut atau bulu tubuh yang berada di kepala dan kemaluan sejak ihram. Hal ini dikarenakan saat masuk dalam taraf ihram, semua bulu pada tubuh menjadi suci dan tidak boleh dimanipulasi sama sekali sesuai dengan ajaran Islam.

  2. Memakai pakaian yang menutupi kepala atau telinga, seperti topi. Hal ini juga tidak boleh dilakukan setelah seorang pria berada dalam taraf ihram.

  3. Memakai pakaian yang menutupi tubuh secara penuh atau disebut sebagai menyeberangi batas maka rebaiah atau gantiannya adalah berupai membayar denda atau diyat.

  4. Berhubungan seksual atau melakukan tindakan seksual dengan pasangan. Hal ini sangat dilarang sesuai dengan agama dan akan menimbulkan dosa besar dan perbuatan yang buruk.

  5. Menyentuh orang yang bukan mahramnya dengan sengaja, kecuali untuk kepentingan yang bersifat darurat. Hal ini dilarang karena dapat menimbulkan hasrat yang tidak terkendali dan dapat mengganggu konsentrasi dalam menjalankan ibadah.

Larangan Bagi Perempuan

  1. Memakai parfum, wangi-wangian, dan kosmetik yang terlalu wangi yang dapat menimbulkan hasrat seksual dari laki-laki di sekitarnya. Perempuan hanya boleh memakai minyak wangi yang ringan atau tidak wangi sama sekali.

  2. Menutupi muka dengan cadar atau jaring yang dapat menghalangi pandangan dari orang lain. memakai burka boleh dengan syarat bahwa burka tersebut bukanlah burka yang terlalu menebal dan haruslah menyerupai busana muslimah pada umumnya.

  3. Memakai pakaian yang ketat dan menonjolkan bentuk tubuh. Hal ini dilarang karena dapat menimbulkan fitnah dan mengganggu konsentrasi dalam menjalankan ibadah.

  4. Berhubungan seksual atau melakukan tindakan seksual dengan pasangan. Hal ini sangat dilarang sesuai dengan agama dan akan menimbulkan dosa besar dan perbuatan yang buruk.

  5. Menyentuh orang yang bukan mahramnya dengan sengaja, kecuali untuk kepentingan yang bersifat darurat. Hal ini dilarang karena dapat menimbulkan hasrat yang tidak terkendali dan dapat mengganggu konsentrasi dalam menjalankan ibadah.

BACA JUGA:   Tujuan Pembelajaran Ibadah Haji

Kesimpulannya, bahwa ibadah haji memiliki beberapa larangan dan aturan yang harus dipatuhi oleh semua jemaah, terutama laki-laki dan perempuan. Hal ini harus diingat agar ibadah haji benar-benar suci dan bisa memberikan nilai yang maksimal bagi jemaah.