Skip to content
Home » Lempar Jumroh: Ketahui Tanggal Pelaksanaannya Dan Rangkaian Ibadah Haji

Lempar Jumroh: Ketahui Tanggal Pelaksanaannya Dan Rangkaian Ibadah Haji

Lempar jumroh tanggal berapa?

Lempar Jumrah Tanggal Berapa?

Lempar Jumrah adalah salah satu ibadah yang dilakukan oleh keluarga haji saat melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci. Ibadah haji adalah salah satu rukun Islam yang wajib dikerjakan oleh umat muslim yang mampu. Ibadah haji ini terdiri dari beberapa tahapan, diantaranya adalah wukuf di Arafah, melempar jumrah, dan berziarah ke makam Nabi Ibrahim.

Waktu Melempar Jumrah merupakan salah satu tahapan ibadah haji yang sangat penting bagi seorang muslim. Waktu untuk melempar jumrah ada tiga hari yaitu satu hari Nahar (10 Dzulhijjah), ditambah dua atau tiga hari tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah).

Kapan Waktu Melempar Jumrah?

Pada hari Nahar (10 Dzulhijjah), seorang jamaah haji akan melaksanakan Wukuf di Arafah sebagai salah satu rukun ibadah haji. Setelah itu, jamaah haji dapat melanjutkan ibadah dengan melaksanakan ibadah melempar jumrah.

Melempar jumrah merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh seorang jamaah haji. Ibadah ini dilakukan dengan cara melempar ke tiga jumrah yang telah disediakan, yaitu jumrah al-Ula, al-Wusta, dan al-Aqabah.

Apa yang Harus Dilakukan Saat Lempar Jumrah?

Sebelum melaksanakan ibadah melempar jumrah, seorang jamaah haji wajib melakukan mandi sunah (istinja’) dengan tujuan membuat tubuh dan pakaian jamaah haji bersih dari hadast.

Kemudian, seorang jamaah haji wajib menyembelih seekor domba/sapi sebagai ibadah qurban. Selanjutnya, jamaah haji akan mengambil tiga batu (batu kali yang telah disediakan) dan melempar ke ketiga jumrah tersebut.

BACA JUGA:   Urutan Ibadah Umroh dari Madinah

Apa yang Harus Dikatakan Saat Lempar Jumrah?

Sebelum melempar jumrah, seorang jamaah haji wajib berdoa dengan mengucapkan doa yang telah ditentukan. Doa yang biasa disebut dengan doa Talbiyah ini berbunyi:

“Labbayk Allahumma labbayk. Labbayka laa shareeka laka labbayk. Innal hamda wannimata laka wal mulk. Laa shareeka lak.”

Doa ini harus diulang sebanyak tiga kali saat melempar masing-masing jumrah. Kemudian, setelah melempar jumrah, seorang jamaah haji wajib berdoa dengan doa yang telah ditentukan. Doa ini biasa disebut dengan doa Tahlil. Doa ini berbunyi:

“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaha illallah, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Wa lillahil hamd.”

Apa Manfaat Melempar Jumrah?

Selain menjadi salah satu tahapan ibadah haji, melempar jumrah juga bermanfaat bagi seorang jamaah haji. Beberapa manfaat yang bisa didapatkan dengan melaksanakan ibadah melempar jumrah antara lain:

  • Menghapus dosa-dosa yang telah dilakukan.
  • Memberikan kebahagiaan dan kedamaian.
  • Mendapatkan keredaan Allah SWT.
  • Mendapatkan pahala yang besar.

Dengan melaksanakan ibadah melempar jumrah, maka seorang jamaah haji akan mendapatkan balasan yang besar dari Allah SWT.

Kesimpulan

Melempar jumrah merupakan salah satu tahapan ibadah haji yang wajib dilakukan oleh seorang jamaah haji. Ibadah ini dilakukan dengan cara melempar tiga jumrah yang telah disediakan, yaitu jumrah al-Ula, al-Wusta, dan al-Aqabah. Selain menjadi salah satu tahapan ibadah haji, melempar jumrah juga bermanfaat bagi seorang jamaah haji.

.