Skip to content
Home » Memahami Tradisi Potong Rambut Pada Haji: Wajibkah Menjadi Botak?

Memahami Tradisi Potong Rambut Pada Haji: Wajibkah Menjadi Botak?

Apakah naik haji harus botak?

Apakah Naik Haji Harus Botak?

Manasik haji dan umrah adalah ritual yang suci bagi umat islam. Sesuai dengan ketentuan syariah, jamaah haji dan umrah dituntut untuk memenuhi beberapa syarat agar dapat menunaikannya. Salah satu persyaratan yang penting adalah memotong atau mencukur rambut kepala. Ini berarti bahwa jamaah haji harus mencukur rambut mereka sebelum tahallul.

Memotong atau Mencukur Rambut Kepala

Memotong atau mencukur rambut kepala adalah salah satu persyaratan utama bagi jamaah haji dan umrah. Perintah ini adalah untuk menyelesaikan haji atau umrah. Mencukur atau memotong rambut kepala adalah bagian dari ibadah haji atau umrah, dan jamaah harus melakukannya sebelum tahallul.

Pentingnya Mencukur Rambut

Mencukur atau memotong rambut kepala adalah salah satu bagian penting dalam pelaksanaan manasik haji dan umrah. Ini adalah bagian dari ritus ibadah haji dan umrah yang tidak boleh dilewatkan. Mencukur rambut memiliki makna yang mendalam dalam agama. Hal ini menunjukkan pengorbanan dan ketundukan mereka pada Allah.

Apa yang Harus Dilakukan Setelah Mencukur Rambut?

Setelah jamaah haji mencukur rambut mereka, mereka harus melakukan beberapa hal lagi. Mereka harus mandi wajib untuk menyelesaikan ibadah hajinya. Setelah itu, mereka harus menyelesaikan semua ritual manasik yang tersisa. Ritual-ritual ini termasuk bermalam di Miqat, bermalam di Mina, mengeluarkan talbiyah, melontar jumrah, menyembelih hewan kurban, melakukan tawaf di Ka’bah, dan melakukan sa’i di antara Shafa dan Marwa. Setelah selesai, jamaah haji dapat tahallul.

Apakah Ada Alternatif Lain?

Ada beberapa alternatif lain bagi jamaah haji yang tidak ingin mencukur atau memotong rambut mereka. Jamaah haji dapat memotong rambutnya sampai janggut mereka menjadi botak. Ini menunjukkan pengorbanan yang sama yang dimaksudkan dengan mencukur rambut. Alternatif lain adalah mencukur setengah dari rambut kepala. Ini juga merupakan cara untuk menyelesaikan ibadah haji dan umrah.

BACA JUGA:   Daftar Tunggu Haji Malaysia Tahun 2018

Kesimpulan

Memotong atau mencukur rambut kepala adalah salah satu persyaratan utama bagi jamaah haji dan umrah. Ini adalah bagian dari ritus ibadah haji dan umrah. Mencukur rambut memiliki makna yang mendalam dalam agama. Setelah jamaah haji mencukur rambut mereka, mereka harus melakukan beberapa hal lagi untuk menyelesaikan ibadah hajinya. Ada beberapa alternatif lain bagi jamaah haji yang tidak ingin mencukur atau memotong rambut mereka. Jamaah haji dapat memotong rambutnya sampai janggut mereka menjadi botak. Alternatif lain adalah mencukur setengah dari rambut kepala. Dengan demikian, jamaah haji dapat menyelesaikan ibadah haji dan umrah dengan aman dan lancar.