Skip to content
Home » Menghajikan Orang Tua Yang Sudah Meninggal: Boleh Atau Tidak?

Menghajikan Orang Tua Yang Sudah Meninggal: Boleh Atau Tidak?

Apakah boleh menghajikan orang tua yang sudah meninggal?

Apakah Boleh Menghajikan Orang Tua yang Sudah Meninggal?

Haji adalah salah satu rukun Islam yang harus dilaksanakan oleh setiap orang yang mampu. Di Indonesia, sebagian besar orang tua sudah berhaji sebelum meninggal. Akan tetapi, ada juga beberapa orang yang belum menunaikan ibadah haji karena alasan tertentu. Apakah dibenarkan untuk menghajikan orang tua yang sudah meninggal?

Menurut para ulama, hukum menghajikan orang tua yang sudah meninggal adalah boleh dan sah. Apalagi, orang tersebut sudah wajib berhaji ketika masih hidup, namun tidak sempat berhaji karena beberapa hal. Oleh karena itu, hukum untuk menghajikan orang tua yang sudah meninggal dibolehkan oleh ulama.

Apa Tujuan Menghajikan Orang Tua yang Sudah Meninggal?

Tujuan utama menghajikan orang tua yang sudah meninggal adalah untuk memenuhi kewajiban yang belum dipenuhi saat mereka masih hidup. Menurut para ahli fikih, ibadah haji adalah salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap orang yang mampu. Oleh karena itu, dengan menghajikan orang tua yang sudah meninggal, Anda akan membantu mereka memenuhi kewajiban yang belum dipenuhi saat mereka masih hidup.

Selain itu, menghajikan orang tua yang sudah meninggal juga merupakan salah satu bentuk ibadah. Dengan menghajikan orang tua yang sudah meninggal, Anda akan mendapat pahala dari Allah SWT. Hal ini karena Anda telah berbuat baik dan beramal shalih terhadap orang tua yang sudah meninggal.

BACA JUGA:   Ucapan Kepada Sahaba yang Menunaikan Ibadah Haji

Bagaimana Cara Menghajikan Orang Tua yang Sudah Meninggal?

Untuk menghajikan orang tua yang sudah meninggal, Anda harus mempersiapkan beberapa hal terlebih dahulu. Hal-hal tersebut antara lain:

1. Persiapan Mental dan Fisik

Persiapan mental dan fisik adalah hal yang paling penting. Anda harus mempersiapkan mental dan fisik Anda dengan baik karena haji adalah ibadah yang sangat berat. Anda harus siap secara fisik dan mental untuk menempuh perjalanan yang melelahkan.

2. Persiapan Administrasi

Selain persiapan mental dan fisik, Anda juga harus menyiapkan beberapa persiapan administrasi. Hal ini meliputi pembuatan paspor, pengurusan visa, dan pembuatan dokumen lain yang diperlukan untuk haji.

3. Persiapan Finansial

Untuk menghajikan orang tua yang sudah meninggal, Anda juga harus mempersiapkan semua biaya yang diperlukan untuk melakukan perjalanan haji. Biaya-biaya tersebut meliputi biaya penerbangan, akomodasi, makan, dan lain-lain.

Apakah Ada Syarat Khusus untuk Menghajikan Orang Tua yang Sudah Meninggal?

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk menghajikan orang tua yang sudah meninggal. Syarat-syarat tersebut antara lain:

1. Membayar Semua Biaya

Anda harus membayar semua biaya yang diperlukan untuk menghajikan orang tua yang sudah meninggal. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa biaya haji tersebut tidak menjadi beban bagi siapa pun.

2. Mempersiapkan Semua Persyaratan

Selain biaya, Anda juga harus mempersiapkan semua persyaratan yang diperlukan untuk melakukan perjalanan haji. Hal ini meliputi pembuatan paspor, pengurusan visa, dan pembuatan dokumen lain yang diperlukan untuk haji.

3. Mengikuti Aturan dan Ketentuan

Anda juga harus mengikuti semua aturan dan ketentuan yang berlaku di Arab Saudi. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa Anda tidak melanggar aturan yang berlaku di Arab Saudi.

BACA JUGA:   Daftar Calon Jamaah Haji 2018 Sumatera Utara

Kapan Menghajikan Orang Tua yang Sudah Meninggal?

Terdapat beberapa waktu yang tepat untuk menghajikan orang tua yang sudah meninggal. Waktu-waktu tersebut antara lain:

1. Bulan Dzulhijah

Bulan Dzulhijah adalah bulan yang disebut sebagai bulan haji. Pada bulan ini, para jamaah haji akan berkumpul dan berangkat menuju Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji. Oleh karena itu, bulan Dzulhijah adalah waktu yang tepat untuk menghajikan orang tua yang sudah meninggal.

2. Bulan Rajab

Bulan Rajab juga merupakan bulan yang tepat untuk menghajikan orang tua yang sudah meninggal. Pada bulan ini, para jamaah haji juga akan berkumpul dan berangkat menuju Arab Saudi. Hal ini disebabkan karena bulan Rajab merupakan bulan yang disyariatkan untuk melakukan ibadah haji.

3. Bulan Sya’ban

Bulan Sya’ban adalah bulan yang disyariatkan untuk melakukan ibadah haji juga. Pada bulan ini, para jamaah haji akan berkumpul dan berangkat menuju Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji. Oleh karena itu, bulan Sya’ban juga merupakan waktu yang tepat untuk menghajikan orang tua yang sudah meninggal.

Kesimpulan

Apakah boleh menghajikan orang tua yang sudah meninggal? Menurut para ulama, hukum menghajikan orang tua yang sudah meninggal adalah boleh dan sah. Tujuan utama menghajikan orang tua yang sudah meninggal adalah untuk memenuhi kewajiban yang belum dipenuhi saat mereka masih hidup. Selain itu, menghajikan orang tua yang sudah meninggal juga merupakan salah satu bentuk ibadah. Untuk menghajikan orang tua yang sudah meninggal, Anda harus mempersiapkan beberapa hal terlebih dahulu. Adapun waktu yang tepat untuk menghajikan orang tua yang sudah meninggal adalah bulan Dzulhijah, Rajab, dan Sya’ban.

FAQ

Q1. Apakah hukum menghajikan orang tua yang sudah meninggal?
A1. Menurut para ulama, hukum menghajikan orang tua yang sudah meninggal adalah boleh dan sah.

BACA JUGA:   Jumlah Pendaftaran Haji Plus Aceh Sampai 2019: Fakta dan Angka Tepat