Skip to content
Home » Menjelaskan Hukum Pakai Parfum Saat Umroh: Boleh Atau Tidak?

Menjelaskan Hukum Pakai Parfum Saat Umroh: Boleh Atau Tidak?

Bolehkah pakai parfum saat umroh?

Bolehkah Pakai Parfum Saat Umroh?

Alhamdulillah. Kaum muslimin mengenal pentingnya melakukan ibadah umroh. Umroh adalah ibadah di mana seorang muslim melakukan perjalanan ke Baitullah (Mekah) untuk berziarah ke tanah suci. Ibadah ini sangatlah penting dan merupakan salah satu rukun islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap orang yang mampu.

Namun, sebelum melakukan ibadah umroh, ada banyak hal yang harus diketahui oleh seorang muslim. Salah satunya adalah bagaimana cara berpakaian saat berihram, apakah boleh memakai wewangian, dan lain-lain. Untuk membantu anda, kami akan menjawab pertanyaan yang sering ditanyakan, yaitu apakah boleh memakai wewangian saat berihram?

Apa Itu Ihram?

Ihram adalah salah satu syarat wajib dalam ibadah umroh. Ihram adalah tindakan mengenakan pakaian yang ditentukan serta mengeluarkan niat untuk berihram. Saat berihram, seorang muslim tidak boleh mengenakan pakaian berwarna tertentu, seperti pakaian berwarna hitam dan putih.

Bolehkah Memakai Wangian Saat Ihram?

Mengenakan wewangian di kepala dan tubuh saat ihram setelah mandi dan sebelum memantapkan niat untuk ihram, adalah sunah. Sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam,

“Andaikan suatu wangi datang kepada kalian, maka gunakanlah wangi itu sebelum mandi, sebelum memasuki ihram dan sebelum mengeluarkan niat ihram”. (HR. Ibnu Majah)

Berdasarkan hadits ini, maka dianjurkan bagi seorang muslim untuk mengenakan wewangian saat berihram. Namun, jika seseorang tidak mengenakan wewangian saat ihram, maka hal ini tidaklah mengurangi pahala ibadahnya.

Apa Saja Yang Boleh Dipakai Saat Ihram?

Ada beberapa hal yang dianjurkan untuk dipakai saat ihram. Yang pertama adalah pakaian ihram yang harus dikenakan oleh setiap orang yang melaksanakan ibadah umroh. Pakaian ihram yang disyariatkan adalah:

  • Selimut/Mukena – Selimut/mukena ini harus menutupi seluruh tubuh kecuali muka, telapak kaki, dan tangan.
  • Celana – Celana ini harus menutupi seluruh paha dan dapat dikenakan sampai ke mata kaki.
  • Sarung Tangan – Sarung tangan ini harus menutupi seluruh tangan.
BACA JUGA:   Amalan Selama Ibadah Umroh: Panduan Lengkap untuk Muslim Indonesia

Selain itu, ada juga beberapa hal yang dilarang saat berihram. Beberapa di antaranya adalah:

  • Memakai Pakaian Berwarna Tertentu – Pakaian yang berwarna hitam dan putih adalah larangan bagi seseorang yang berihram.
  • Memakai Pakaian Berjahit atau Berbahan Kasar – Pakaian yang berjahit atau berbahan kasar tidak boleh dikenakan saat ihram.
  • Menggunakan Aksesori – Seperti gelang, anting, cincin, dan lainnya adalah hal yang tidak boleh dikenakan saat berihram.

Kesimpulan

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa mengenakan wewangian di kepala dan tubuh saat ihram setelah mandi dan sebelum memantapkan niat untuk ihram, adalah sunah. Karena Nabi shallallahu alaihi wa sallam mengenaikan wewangian sesaat sebelum mulai ihram.

Selain itu, saat berihram seorang muslim harus memakai pakaian ihram yang sesuai dengan syariat islam. Selain itu, ada beberapa hal yang dilarang saat berihram, seperti memakai pakaian berwarna tertentu, memakai pakaian berjahit atau berbahan kasar, dan menggunakan aksesori.

.