Skip to content
Home » Pelaksanaan Ibadah Haji pada Bulan

Pelaksanaan Ibadah Haji pada Bulan

Ibadah haji adalah salah satu rukun Islam yang wajib dilakukan oleh umat Muslim yang mampu secara finansial dan fisik. Ibadah ini dilakukan di Bulan Dzulhijjah setiap tahunnya di Kota Mekah, Arab Saudi. Pelaksanaan ibadah haji pada bulan Dzulhijjah ini memiliki tahapan-tahapan yang harus dilakukan oleh para jamaah haji sebelum, saat dan setelah ibadah.

Persiapan Sebelum Berangkat ke Mekah

Sebelum berangkat ke Mekah, para jamaah haji harus melakukan persiapan terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar para jamaah haji dapat menjalankan ibadah haji dengan nyaman dan lancar. Beberapa persiapan yang perlu dilakukan antara lain:

  • Mendaftarkan diri pada travel haji yang terpercaya
  • Membuat paspor dan visa ke Saudi Arabia
  • Menyelesaikan administrasi yang diperlukan seperti tiket pesawat dan asuransi
  • Memperoleh surat keterangan kesehatan
  • Membeli perlengkapan haji seperti pakaian ihram dan sepatu jepit
  • Membaca dan mempelajari tata cara pelaksanaan ibadah haji

Pelaksanaan Ibadah Haji

Setelah tiba di Mekah, dimulailah pelaksanaan ibadah haji yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu:

Tawaf

Tahapan pertama dalam pelaksanaan ibadah haji adalah melakukan tawaf di Ka’bah sebanyak tujuh kali mengelilingi Ka’bah berputar searah jarum jam. Setelah melakukan tawaf, jamaah haji harus minum air zam-zam sebelum melanjutkan tahap berikutnya.

Sai

Tahapan selanjutnya adalah melakukan sai yaitu berlari-lari kecil antara bukit Shafa dan Marwah tujuh kali. Tahapan ini merupakan mengenang perjuangan Siti Hajar mencari air bagi anaknya.

Wukuf di Arafah

Tahapan selanjutnya adalah wukuf di Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah mulai dari sholat subuh hingga matahari terbenam. Wukuf di Arafah merupakan momen penting dalam ibadah haji. Disini para jamaah haji banyak berdoa dan pasrah diri kepada Allah SWT.

BACA JUGA:   Syarat Suntik Meningitis untuk Berangkat Ibadah Umroh dan Haji

Bermalam di Muzdalifah

Setelah wukuf di Arafah, para jamaah haji melanjutkan perjalanan ke Muzdalifah untuk bermalam. Di tempat ini, para jamaah haji melakukan shalat Maghrib dan Isya secara berjamaah.

Mabit di Mina

Pada tanggal 10 Dzulhijjah, para jamaah haji melakukan mabit di Mina. Disini para jamaah haji melaksanakan ibadah ramy yaitu melontar jumrah pada tiga tiang lempar yang disebut jumrah.

Selesai Melaksanakan Ibadah Haji

Setelah selesai melaksanakan ibadah haji, para jamaah haji melaksanakan tahapan akhir yaitu:

Melakukan Tawaf Ifadah

Tawaf Ifadah adalah tahapan melaksanakan tawaf yang dilangsungkan setelah melaksanakan mabit di Mina. Para jamaah haji melakukan tawaf Ifadah di Masjidil Haram.

Melaksanakan Sa’i

Tahap terakhir dalam melaksanakan haji adalah melakukan sai dari Shafa ke Marwah sebanyak tujuh kali.

Merengkuh Kembali Keluarga

Setelah menyelesaikan semua tahapan pelaksanaan ibadah haji, para jamaah haji dapat kembali ke kampung halaman dan merengkuh keluarga dengan rasa syukur dan merendahkan hati kepada Allah SWT.

Kesimpulan

Pelaksanaan ibadah haji pada bulan Dzulhijjah setiap tahunnya selalu menjadi momen penting bagi umat Islam. Dengan mempersiapkan diri secara matang, melaksanakan tahapan-tahapan dengan baik dan mengikuti segala biaya yang disediakan oleh travel haji, para jamaah haji dapat melaksanakan ibadah haji dengan nyaman dan lancar.