Skip to content
Home » Pelunasan Biaya Haji: Berapa yang Harus Dibayar oleh Jemaah Haji yang Menunda Keberangkatan ke Tahun 2022 dan 2023?

Pelunasan Biaya Haji: Berapa yang Harus Dibayar oleh Jemaah Haji yang Menunda Keberangkatan ke Tahun 2022 dan 2023?

Pelunasan Biaya Haji: Berapa yang Harus Dibayar oleh Jemaah Haji yang Menunda Keberangkatan ke Tahun 2022 dan 2023?

Berapa Pelunasan Biaya Haji?

Jemaah haji yang telah mendaftar dan memenuhi syarat untuk berangkat ke Tanah Suci tentu harus memperhatikan biaya yang harus dikeluarkan. Biaya haji umumnya terdiri dari dua jenis, yaitu biaya operasional atau biaya keberangkatan dan biaya pelunasan. Pada artikel ini, kami akan membahas khusus mengenai biaya pelunasan haji.

Apa Itu Biaya Pelunasan Haji?

Biaya pelunasan haji adalah biaya yang harus dibayarkan oleh jemaah haji pada saat memenuhi syarat untuk berangkat, biasanya beberapa bulan sebelum afroh atau berangkat ke Tanah Suci. Jumlah biaya pelunasan ini tentu berbeda-beda setiap tahunnya, tergantung pada kebijakan pemerintah dan jumlah jemaah haji yang berangkat tahun tersebut.

Berapa Besar Biaya Pelunasan Haji?

Tahun 2021, biaya pelunasan haji untuk jemaah haji Indonesia adalah sebesar Rp 9,4 juta. Namun, karena adanya pandemi Covid-19, banyak jemaah haji yang terpaksa menunda keberangkatannya hingga tahun 2022 atau 2023. Untuk jemaah haji yang lunas pada tahun 2022, biaya pelunasannya sebesar Rp 9,4 juta, sedangkan untuk jemaah haji yang baru bisa berangkat pada tahun 2023, biaya pelunasannya sebesar Rp 23,5 juta.

Cara Membayar Biaya Pelunasan Haji

Pembayaran biaya pelunasan haji dapat dilakukan melalui bank-bank yang sudah ditunjuk oleh Kementerian Agama, seperti Bank Mandiri atau BNI. Jemaah haji harus membayar dengan akun resmi yang sudah ditentukan oleh pihak bank, dan biasanya disertai dengan bukti pembayaran dan formulir pendaftaran.

Konsekuensi Tidak Membayar Biaya Pelunasan Haji

Jika jemaah haji tidak memenuhi kewajiban untuk membayar biaya pelunasan haji, maka konsekuensinya adalah afroh atau keberangkatan ke Tanah Suci akan dibatalkan. Selain itu, jika jemaah haji tidak membayar biaya pelunasan haji tanpa alasan yang jelas atau memalsukan bukti pembayaran, maka jemaah tersebut bisa dikenakan sanksi atau bahkan tidak bisa berangkat haji lagi di tahun-tahun berikutnya.

BACA JUGA:   Doa Kemudahan dalam Berhaji

Kesimpulan

Demikian artikel singkat kami mengenai biaya pelunasan haji. Biaya ini tentu saja menghabiskan sejumlah uang yang tidak sedikit, namun di balik itu semua, kita bisa mendapatkan pahala ibadah haji yang sangat besar. Sebagai jemaah haji, kita harus memenuhi semua kewajiban dan persyaratan, termasuk membayar biaya pelunasan haji, agar bisa melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan meraih keberkahan yang diinginkan.