Skip to content
Home » Qurban 2017 dan Hubungannya dengan Pelaksanaan Ibadah Haji Menurut Islam

Qurban 2017 dan Hubungannya dengan Pelaksanaan Ibadah Haji Menurut Islam

Pada tahun 2017, umat muslim di seluruh dunia merayakan hari raya idul adha yang biasa disebut qurban. Qurban ini dilakukan sebagai bentuk pengorbanan dan penghambaan kepada Allah SWT, serta untuk memperkuat rasa solidaritas antara sesama muslim. Namun, apa hubungannya qurban 2017 dengan pelaksanaan ibadah haji menurut ajaran Islam?

Pengertian Qurban

Qurban sendiri merupakan salah satu ibadah sunnah yang dilakukan oleh umat muslim pada hari raya idul adha. Ibadah ini dilakukan dengan menyembelih hewan ternak seperti sapi, kambing, atau domba sebagai bentuk pengorbanan kepada Allah SWT. Daging hasil sembelihan kemudian dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan dan juga dimakan bersama keluarga dan sahabat.

Hubungan Qurban dengan Ibadah Haji

Sebagai ibadah sunnah, pelaksanaan qurban sangat dianjurkan pada saat pelaksanaan ibadah haji. Hal ini dapat dilihat dari hadis Rasulullah SAW: "Barang siapa yang mampu menunaikan qurban tetapi ia tidak melaksanakannya, janganlah ia mengikuti shalat kami". (HR. Ahmad)

Pelaksanaan qurban saat ibadah haji ini juga memiliki tujuan yang sama dengan qurban pada hari raya idul adha, yaitu sebagai bentuk pengorbanan dan penghambaan kepada Allah SWT. Selain itu, pelaksanaan qurban juga dapat memperkuat rasa solidaritas antara jemaah haji yang hadir di Tanah Suci.

Namun, ada perbedaan dalam pelaksanaan qurban antara hari raya idul adha dan pelaksanaan haji. Saat pelaksanaan qurban pada hari raya idul adha, umat muslim bisa menyembelih hewan qurban di mana saja, sedangkan saat pelaksanaan ibadah haji, hanya di Masjidil Haram dan sekitarnya yang boleh menyembelih hewan qurban.

Hikmah dari Pelaksanaan Qurban

Pelaksanaan qurban memiliki banyak hikmah yang dapat dipetik oleh umat muslim. Pertama, qurban mengajarkan tentang pengorbanan dan penghambaan kepada Allah SWT. Dalam melakukan qurban, seseorang diharapkan bisa mengorbankan beberapa halnya demi menunjukkan rasa penghambaan kepada Allah SWT.

BACA JUGA:   Makalah Menganalisis Tata Cara Ibadah Haji, Zakat, dan Wakaf

Kedua, qurban juga mengajarkan tentang rasa solidaritas antara sesama muslim. Dengan membagikan daging qurban kepada orang-orang yang membutuhkan, maka tercipta rasa kebersamaan dan kepedulian antara sesama muslim.

Ketiga, qurban juga mengajarkan tentang kesabaran dan keteguhan hati. Dalam melakukan qurban, seseorang harus memiliki keberanian dan kemampuan untuk menyembelih hewan qurban secara sahih. Hal ini membutuhkan kesabaran dan keteguhan hati, sehingga orang tersebut dapat melaksanakan ibadah qurban dengan baik.

Kesimpulan

Pelaksanaan qurban pada tahun 2017 memiliki hubungan yang erat dengan pelaksanaan ibadah haji menurut ajaran Islam. Pelaksanaan qurban saat ibadah haji sangat dianjurkan, karena dapat memperkuat rasa solidaritas dan pengorbanan antara jemaah haji yang hadir di Tanah Suci. Dalam melaksanakan qurban, seseorang juga dapat mempetik banyak hikmah, seperti pengorbanan, rasa solidaritas, kesabaran, dan keteguhan hati.