Skip to content
Home » Sebut Dan Jelaskan Macam-Macam Thawaf Dalam Ibadah Haji

Sebut Dan Jelaskan Macam-Macam Thawaf Dalam Ibadah Haji

Jaman dahulu kala, saat Nabi Muhammad SAW masih hidup, beliau memberikan contoh bagaimana menyempurnakan ibadah haji. Salah satu cara yang beliau tunjukkan adalah thawaf, yaitu mengelilingi Kabah sebanyak tujuh kali dengan posisi jamaah menghadap ke arah Kabah.

Dalam thawaf, terdapat beberapa macam thawaf yang harus dilakukan oleh jamaah selama ibadah haji. Berikut jenis-jenis thawaf serta penjelasannya:

1. Thawaf Ifada

Thawaf Ifada adalah thawaf yang dilakukan pada hari ke-10 Dzulhijjah, setelah jamaah menyelesaikan wukuf di Mina. Jamaah melakukan thawaf ini setelah memenuhi syarat-syarat tertentu, antara lain harus sudah memiliki ihram, sudah menjalankan wukuf di Arafah serta melontar Jumrah Akbar.

2. Thawaf Wada

Thawaf Wada dilakukan ketika seorang jamaah akan meninggalkan Makkah menuju kampung halamannya setelah menyelesaikan ibadah haji. Thawaf Wada ini dilakukan sebagai simbol perpisahan dengan Ka’bah.

3. Thawaf Qudum

Thawaf Qudum dilakukan pada saat tiba di Makkah untuk melaksanakan ibadah haji. Thawaf Qudum ini mirip seperti sunnah umrah, hanya saja lebih diprioritaskan untuk jamaah yang hendak melakukan ibadah haji.

4. Thawaf Tawaf

Thawaf Tawaf dilakukan setelah jamaah memasuki pelataran Ka’bah. Thawaf Tawaf ini merupakan thawaf yang paling banyak dilakukan oleh jamaah, yakni sebanyak tujuh kali mengelilingi Ka’bah.

5. Thawaf Sunnah

Thawaf Sunnah adalah thawaf yang dilakukan secara sukarela. Thawaf ini termasuk ke dalam amalan sunnah Rasulullah SAW sebagai bentuk tawadhu’ dan penghormatan kepada Ka’bah.

6. Thawaf Nafl

Thawaf Nafl atau thawaf yang dilakukan secara sukarela ini biasanya dilakukan ketika jamaah memiliki niat untuk memohon keberkahan dan ampunan kepada Allah SWT. Thawaf Nafl ini memiliki kemiripan dengan thawaf tawaf yang dilakukan sebanyak tujuh kali mengelilingi Ka’bah.

BACA JUGA:   Foto Tempat-tempat Pelaksanaan Ibadah Haji