Skip to content
Home » Sunah-sunah Ibadah Haji: Keutamaan dan Panduan Berkurban

Sunah-sunah Ibadah Haji: Keutamaan dan Panduan Berkurban

Haji merupakan rukun Islam yang wajib dilakukan oleh setiap muslim yang mampu. Ibadah haji terdiri dari beberapa rangkaian, di antaranya adalah wukuf di Arafah, tawaf di Ka’bah, serta berkurban. Pada kesempatan ini, kita akan membahas tentang sunah-sunah ibadah haji khususnya berkurban.

Keutamaan Berkurban

Berkurban memiliki keutamaan yang sangat besar bagi setiap muslim yang melakukan ibadah haji. Di antaranya adalah:

  1. Mendekatkan diri kepada Allah SWT
  2. Menggugah rasa kepedulian dan kebersamaan dengan sesama
  3. Menyikapi takdir Allah SWT
  4. Mengurangi penderitaan dan kelaparan di kalangan masyarakat

Dalam pelaksanaannya, berkurban juga memiliki tata cara dan aturan yang harus diperhatikan. Berikut adalah panduan berkurban bagi jamaah haji:

Panduan Berkurban

  1. Dalam menentukan hewan kurban yang akan disembelih, hendaknya memilih hewan yang sehat dan memiliki bentuk yang baik. Sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa hewan kurban haruslah yang sehat, gemuk, tidak buta, dan tidak pincang.
  2. Hewan kurban yang hendak disembelih haruslah benar-benar dimiliki oleh jamaah haji tersebut. Dalam hal ini, jamaah haji yang tidak memiliki hewan kurban dapat berqurban secara bersama-sama dengan orang lain.
  3. Pembagian daging kurban, sebagaimana disebutkan Rasulullah SAW hendaknya dibagi menjadi tiga, yaitu sepertiga untuk orang yang mengeluarkan hewan kurban, sepertiga untuk keluarga, dan sepertiga untuk yang membutuhkan.

Selain itu, dalam pelaksanaannya hindari beberapa hal yang tidak diperbolehkan dalam berkurban, di antaranya adalah:

  1. Hewan kurban yang memiliki cacat dan kekurangan yang dapat mengurangi nilai zabiha
  2. Menjual sebagian dari hewan kurban yang belum disembelih
  3. Menunda-nunda pelaksanaan penyembelihan hewan kurban

Dalam mempersiapkan pelaksanaan berkurban, sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari dengan memastikan semua yang dibutuhkan telah dipersiapkan, seperti tempat penyembelihan, alat yang digunakan, serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

BACA JUGA:   Daftar Tunggu Jamaah Haji Bali: Persiapkan Diri dengan Baik untuk Melakukan Ibadah Haji

Kesimpulan

Berkurban merupakan salah satu rangkaian ibadah haji yang memiliki banyak keutamaan. Dalam pelaksanaannya, perlu diperhatikan tata cara dan aturan yang berlaku, sehingga pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik dan benar. Dengan memperhatikan sunah-sunah ibadah haji, kita berharap bahwa ibadah yang kita lakukan bisa mendapatkan ridha dari Allah SWT serta mendekatkan diri kepada-Nya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi semua jamaah haji dan muslim di seluruh dunia.