Skip to content
Home » Syarat dan Prosedur Daftar Haji

Syarat dan Prosedur Daftar Haji

Sebagai umat muslim, pergi ke Mekkah untuk menunaikan ibadah haji adalah impian yang begitu besar. Tidak heran jika setiap tahunnya, ribuan muslim dari berbagai negara rela mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk dapat menunaikan ibadah haji. Namun, sebelum bisa mendaratkan kaki di tanah suci Mekkah, ada beberapa syarat dan prosedur daftar haji yang harus diperhatikan.

Syarat Pendaftaran Haji

  1. Kelengkapan Dokumen
    Dokumen dasar yang harus dilengkapi dalam melakukan pendaftaran haji adalah:

    • KTP dan KK
    • Paspor dengan masa berlaku minimal enam bulan
    • Surat nikah dan akta kelahiran jika berangkat dengan anggota keluarga.
  2. Usia
    Syarat usia minimal untuk mendaftar haji adalah 18 tahun dan tidak ada syarat usia maksimal. Namun, untuk usia di atas 70 tahun, dikenakan biaya tambahan.

  3. Kesehatan
    Calon jamaah haji harus melampirkan surat keterangan sehat dari dokter. Dan untuk jamaah haji yang berumur di atas 60 tahun wajib melampirkan Surat Keterangan Bebas Sakit Jantung dan Asma.

  4. Biaya
    Calon jamaah haji harus mampu membayar biaya haji yang ditetapkan oleh Kementrian Agama. Biaya haji tersebut meliputi biaya transportasi, penginapan, makan, peralatan ibadah, serta biaya jasa pengawas jamaah.

Prosedur Pendaftaran Haji

  1. Pengisian Formulir Pendaftaran
    Calon jamaah harus mengisi formulir pendaftaran di kantor Kementrian Agama. Formulir tersebut dapat diambil secara langsung atau diunduh melalui website Kementrian Agama.

  2. Termin
    Kementrian Agama membagi daftar haji menjadi beberapa gelombang sesuai dengan terminya. Calon jamaah harus memilih termin yang diinginkan sesuai dengan keinginan dan ketersediaan budget.

  3. Penyelesaian Administrasi
    Setelah formulir telah diisi dan termin telah dipilih, selanjutnya calon jamaah harus melengkapi administrasi seperti surat keterangan kesehatan, dan dokumen-dokumen lainnya.

  4. Pembayaran
    Pembayaran biaya haji dapat dilakukan melalui bank-bank yang telah ditunjuk oleh Kementrian Agama. Setelah pembayaran telah terverifikasi, calon jamaah akan menerima bukti pendaftaran haji sebagai tanda sudah terdaftar sebagai jamaah haji tahun tersebut.

BACA JUGA:   Singkatan TKR pada Ibadah Haji

Kesimpulan

Demikianlah beberapa syarat dan prosedur daftar haji yang harus diperhatikan. Mendaftar haji bukanlah hal yang mudah, namun dengan memenuhi syarat dan menjalankan prosedur yang tepat, calon jamaah akan mampu menunaikan ibadah haji dengan lancar dan aman. Jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan pengalaman yang tiada duanya di tanah suci Mekkah.