Skip to content
Home » Tidak Boleh Dilewatkan! Nama Kegiatan Mencukur Rambut Setelah Ibadah Haji

Tidak Boleh Dilewatkan! Nama Kegiatan Mencukur Rambut Setelah Ibadah Haji

Tidak Boleh Dilewatkan! Nama Kegiatan Mencukur Rambut Setelah Ibadah Haji

Pengenalan

Ibadah Haji adalah salah satu Rukun Islam yang wajib untuk dilaksanakan setidaknya sekali seumur hidup bagi umat muslim yang mampu secara finansial dan fisik. Setelah selesai melaksanakan rangkaian prosesi ibadah Haji, terdapat serangkaian kegiatan yang harus dilakukan sebagai penanda telah sukses menunaikan kewajiban tersebut. Salah satu kegiatan yang tidak boleh dilewatkan adalah mencukur rambut.

Apa itu Mencukur Rambut?

Mencukur rambut setelah melaksanakan ibadah Haji disebut dengan tahallul. Tahallul adalah membuka rambut yang ditandai dengan mencukur rambut kepala atau menebarnya jika berupa jenggot atau kumis. Pada umumnya, tahallul dilakukan pada saat melaksanakan tasyrik atau saat memasuki hari-hari Tasyriq, yaitu waktu dalam seminggu setelah Idul Adha.

Mengapa Harus Mencukur Rambut?

Mencukur rambut setelah selesai melaksanakan ibadah Haji merupakan simbol ketundukan kepada Allah SWT. Selain itu, tahallul juga menandakan bahwa haji yang dilaksanakan itu adalah haji yang mabrur, yaitu haji yang diterima oleh Allah SWT. Tahallul juga bermakna bahwa haji telah selesai dan kembali ke kehidupan sehari-hari dengan cara yang bersih dan suci.

Bagaimana Cara Melakukan Mencukur Rambut?

Cara melakukan tahallul atau mencukur rambut setelah melaksanakan ibadah Haji cukup sederhana. Ada beberaqpa hal yang perlu dipersiapkan, yakni alat cukur atau obor untuk mencukur rambut, air untuk mandi atau membersihkan rambut, dan kain putih untuk menyerap rambut yang telah dicukur.

  1. Membersihkan rambut
    Pertama-tama, bersihkan rambut dari kotoran atau debu dengan mandi terlebih dahulu. Pastikan rambut benar-benar bersih sebelum dilakukan tahalul.

  2. Mencukur rambut
    Setelah rambut bersih, maka lakukanlah tahallul dengan cara mencukur rambut sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Hendaknya, proses mencukur rambut dilakukan secara bersih dan memenuhi syarat-syaratnya.

  3. Menyimpan rambut
    Setelah mencukur rambut, jangan memberikan potongan rambut itu begitu saja. Hendaknya, rambut yang telah dipotong itu disimpan dalam kain putih untuk kemudian dijadikan hadiah untuk kerabat terdekat atau pengemis yang menghampiri.

BACA JUGA:   Tiga Macam Nilai Ibadah Haji yang Wajib Dipahami

Kesimpulan

Mencukur rambut setelah melaksanakan ibadah Haji merupakan suatu kewajiban yang harus dipenuhi oleh para jamaah. Tahallul atau mencukur rambut menjadi tanda bahwa haji yang dilaksanakan telah selesai dan diterima oleh Allah SWT. Oleh karena itu, kegiatan ini sangat penting dalam rangka menunaikan kewajiban kita sebagai umat muslim yang beribadah. Jangan lupa untuk melaksanakan tahallul dengan benar dan konsultasikan kepada orang yang lebih berpengalaman jika Anda masih kesulitan atau ada hal yang belum jelas.