Skip to content
Home » Urutan Ibadah Haji dan Doanya – Panduan Lengkap

Urutan Ibadah Haji dan Doanya – Panduan Lengkap

Ibadah haji adalah salah satu bentuk ibadah yang dilakukan oleh umat Islam dari seluruh dunia. Ibadah ini menjadi salah satu rukun Islam yang harus dilaksanakan oleh setiap Muslim yang mampu. Ibadah haji dilakukan dalam rangka mengunjungi Baitullah yang terletak di Makkah, Arab Saudi. Ibadah haji memiliki banyak tahapan yang harus dilalui dan doa-doa yang harus dibaca oleh setiap jamaah. Berikut ini adalah urutan ibadah haji dan doanya yang perlu dipahami dengan baik.

Ihram

Ihram adalah salah satu tahapan awal dalam pelaksanaan ibadah haji. Setelah memasuki wilayah miqat, jamaah laki-laki harus memakai pakaian ihram yang terdiri dari dua helai kain putih yang dililitkan pada tubuh. Adapun jamaah perempuan menggunakan pakaian tertutup yang menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Setelah mengenakan pakaian ihram, jamaah laki-laki membaca niat ihram sementara jamaah perempuan dapat membaca niat ihram sekaligus niat haid.

Doa Ihram:
بِسْمِ اللَّهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُولِ اللهِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أُرِيدُ الْحَجَّ فَيَسِّرْهُ لِي وَتَقَبَّلْهُ مِنِّي.

Bismillahi, wa ash-shalatu wa as-salamu ‘ala Rasulillah. Allahumma inni uriidul hajja, fa yassirhu lii wa taqabbalhu minni.

Tawaf

Tawaf adalah mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali dalam arah yang searah jarum jam. Ketika melakukan tawaf, jamaah harus berjalan di dalam Masjidil Haram yang merupakan tempat suci yang terletak di sekitar Ka’bah. Jamaah juga harus mengusap Hajar Aswad (batu hitam) yang terletak di sudut Ka’bah.

Doa Tawaf Awal:
بِسْمِ اللهِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ نَوْرًا وَرِضْوَانًا وَمَغْفِرَةً وَرِزْقًا وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ.

“Bismillah. Allahumma inni as’aluka nura wa ridzwanan wa maghfiratan wa rizqan wa syifan min kulli da’in.”

BACA JUGA:   Doa bagi Orang yang Melaksanakan Ibadah Berhaji

Sa’i

Sa’i adalah tahapan berikutnya yang dilakukan setelah tawaf. Sa’i adalah berlari-lari kecil antara bukit Safa dan Marwah sebanyak 7 kali, sebanyak 3 kali di antaranya dilakukan dengan berlari. Sa’i melambangkan keinginan Hajar (istri Nabi Ibrahim) untuk mencari air untuk putranya Nabi Ismail.

Doa Setelah Sa’i:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

"Rabbana atina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah waqina ‘adhabannar."

Wukuf di Arafah

Wukuf di Arafah adalah salah satu tahapan yang paling penting dalam pelaksanaan ibadah haji. Pada tanggal 9 Dzulhijjah, jamaah berkumpul di Padang Arafah untuk berdoa dan berzikir. Wukuf di Arafah dilakukan dari waktu Dzuhur hingga terbenam matahari.

Doa Wukuf:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ حَيٌّ لاَ يَمُوتُ، بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“La ilaha illa Allah, wahdahu la syarikalah, lahul mulk walahul hamd, yuhyii wa yumiitu, wa huwa hayyun la yamut, biyadihil khair. Wa huwa ‘ala kulli shai’in qadir."

Mabit di Muzdalifah

Mabit di Muzdalifah dilakukan pada tanggal 10 Dzulhijjah setelah wukuf di Arafah. Jamaah bermalam di Muzdalifah dan mengumpulkan batu kerikil untuk dilontarkan pada Jamrah Aqabah pada tahap berikutnya.

Doa Mabit:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ حَيٌّ لاَ يَمُوتُ، بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“La ilaha illa Allah, wahdahu la syarikalah, lahul mulk walahul hamd, yuhyii wa yumiitu, wa huwa hayyun la yamut, biyadihil khair. Wa huwa ‘ala kulli shai’in qadir."

Mabit di Mina

Setelah mabit di Muzdalifah, jamaah pergi ke Mina untuk melontarkan jamrah. Setiap jamaah mengambil 7 batu kerikil yang dikumpulkan saat mabit di Muzdalifah dan melontarkannya pada tiga Jamrah yang berbeda di Mina.

BACA JUGA:   Doa Kemudahan dalam Berhaji

Doa Jamrah Aqabah:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لاَ شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لاَ شَرِيكَ لَكَ

"Labbaik Allahumma labbaik, labbaik laa syariika laka labbaik. Innal hamdawannaimata laka wal mulk, laa syariika lak."

Tahallul

Tahallul dilakukan setelah melontarkan batu pada jamrah di Mina. Jamaah lalu memotong sebagian rambut di kepala (taqdim). Setelah itu, jamaah keluar dari ihram dan kembali ke kehidupan sehari-hari.

Doa Tahallul:
اللَّهُمَّ مِنْكَ وَلَكَ

"Allahumma minka wa laka."

Itulah urutan ibadah haji dan doanya yang perlu dipahami dengan baik. Selain itu, jamaah juga perlu memperhatikan aspek-aspek penting seperti keselamatan dan kesehatan selama menjalankan ibadah haji. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menjadi panduan bagi jamaah yang akan melaksanakan ibadah haji.