Skip to content
Home » Berkunjung Ke Tanah Suci Pada Tahun 2022: Berapa Lama Antrian Haji Reguler?

Berkunjung Ke Tanah Suci Pada Tahun 2022: Berapa Lama Antrian Haji Reguler?

Berapa lama antrian haji reguler 2022?

Berapa Lama Antrian Haji Reguler 2022?

Ketika mendengar kata haji, pastilah yang terbayang adalah sebuah ritual spiritual yang sakral, penuh dengan arti dan makna, dan bahkan menjadi impian banyak orang. Sayangnya, sejauh ini, jarak antara impian ini dan kenyataannya masih terlalu jauh. Berdasarkan data yang dikutip dari laman haji.kemenag.go.id (5/8/2022), lama tunggu antrean haji reguler tergantung pada setiap daerahnya.

Untuk masyarakat yang tinggal di Kota Bogor, lama tunggu antrean haji reguler sekitar 45 tahun. Sementara, untuk kabupaten Bogor lama tunggu hajinya sekitar 49 tahun.

Ini berarti bahwa untuk dapat mengikuti rutinitas haji yang penting, para calon jamaah harus menunggu selama 45-49 tahun sebelum dipanggil. Ini berarti bahwa kebanyakan orang yang telah mendaftar sebelumnya mungkin sudah meninggal sebelum mereka dapat menunaikan ibadah haji.

Bagaimana Cara Mendaftar Antrean Haji?

Untuk dapat mendaftar antrean haji, kamu harus mengikuti tahapan berikut:

1. Pertama, temui petugas haji di KUA Setempat

Pertama, kamu harus menemui petugas haji di kantor urusan agama (KUA) setempat. Petugas haji akan membantu kamu mengisi formulir pendaftaran haji.

2. Selanjutnya, isi formulir pendaftaran

Setelah kamu selesai mengisi formulir pendaftaran haji, kamu harus menyerahkan formulir tersebut kepada petugas haji di KUA. Petugas haji akan menandatangani formulir tersebut dan mengirimkannya ke Kantor Wilayah Kementerian Agama (KWK).

BACA JUGA:   Kasus KLB pada Ibadah Haji: Penyebab, Pencegahan, dan Pengobatan

3. Kirimkan dokumen yang diperlukan

Selain mengisi formulir pendaftaran haji, kamu juga harus mengirimkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk mengikuti rutinitas haji. Beberapa dokumen yang harus kamu kirimkan adalah paspor, fotokopi kartu tanda penduduk (KTP), sertifikat haji, dan surat keterangan sehat.

4. Tunggu panggilan untuk dapat berangkat haji

Setelah mengirimkan semua dokumen yang diperlukan, kamu harus menunggu panggilan untuk dapat berangkat haji. Setelah menerima panggilan, kamu harus menyiapkan berbagai persiapan untuk berangkat haji.

Apa Saja Persiapan yang Perlu Dilakukan?

Berikut adalah beberapa persiapan yang perlu dilakukan sebelum berangkat haji:

  • Persiapan finansial
  • Sebelum berangkat haji, kamu harus menyiapkan dana yang cukup untuk biaya penginapan, transportasi, makanan, dan juga untuk membeli barang-barang yang diperlukan selama diperjalanan.

  • Persiapan pakaian
  • Selain itu, kamu juga harus menyiapkan pakaian yang cocok untuk keadaan cuaca di Mekah. Pakaian yang cocok harus nyaman dipakai, sehingga kamu dapat menjalani rutinitas haji dengan nyaman.

  • Persiapan perbekalan
  • Setelah menyiapkan pakaian, kamu juga harus mempersiapkan perbekalan lainnya seperti makanan, minuman, obat-obatan, dan alat-alat kesehatan lainnya.

Bagaimana Cara Mendaftarkan Diri untuk Termasuk Dalam Program Haji Khusus?

Selain antrean haji reguler, masyarakat juga dapat mendaftarkan diri untuk program haji khusus. Program haji khusus ini ditujukan bagi mereka yang ingin menunaikan ibadah haji tanpa harus menunggu lama.

Untuk dapat mendaftarkan diri untuk program haji khusus, kamu harus mengikuti tahapan berikut:

1. Pertama, temui petugas haji di KUA Setempat

Pertama, kamu harus menemui petugas haji di KUA setempat. Petugas haji akan membantu kamu mengisi formulir pendaftaran haji khusus.

2. Selanjutnya, isi formulir pendaftaran

Setelah kamu selesai mengisi formulir pendaftaran haji khusus, kamu harus menyerahkan formulir tersebut kepada petugas haji di KUA. Petugas haji akan menandatangani formulir tersebut dan mengirimkannya ke Kantor Wilayah Kementerian Agama (KWK).

3. Kirimkan dokumen yang diperlukan

Selain mengisi formulir pendaftaran haji khusus, kamu juga harus mengirimkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk mengikuti rutinitas haji khusus. Beberapa dokumen yang harus kamu kirimkan adalah paspor, fotokopi kartu tanda penduduk (KTP), sertifikat haji, dan surat keterangan sehat.

4. Tunggu panggilan untuk dapat berangkat haji

Setelah mengirimkan semua dokumen yang diperlukan, kamu harus menunggu panggilan untuk dapat berangkat haji. Setelah menerima panggilan, kamu harus menyiapkan berbagai persiapan untuk berangkat haji.

Kesimpulan

Antrian haji reguler adalah program yang diselenggarakan oleh pemerintah untuk memudahkan masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji. Namun, lamanya antrian haji reguler ini tergantung pada daerah tempat tinggal kamu. Untuk dapat mengikuti rutinitas haji yang penting, para calon jamaah harus menunggu selama 45-49 tahun sebelum dipanggil.

Untuk dapat mendaftar antrean haji, kamu harus mengikuti tahapan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Selain itu, kamu juga harus mempersiapkan berbagai hal sebelum

BACA JUGA:   Keluhan Warga tentang Pendaftaran Haji yang Rumit di Sulawesi Selatan